Serangan Sundep Padi di Krendetan, Bagelen

By DINPPKP 12 Apr 2023, 13:28:11 WIB Penyuluhan
Serangan Sundep Padi di Krendetan, Bagelen

Salah satu jenis hama yang penting diwaspadai pada tanaman padi adalah penggerek batang padi. Hama Penggerek Batang Padi Putih (Scirpophaga innotata) merupakan ngengat yang termasuk dalam suku Crambidae. Hama ini menyerang tanaman padi sejak di pesemaian hingga fase pematangan buah. Gejala yang ditemukan sebelum padi berbunga disebut sebagai sundep dan gejala serangan yang dilakukan setelah malai keluar dikenal sebagai beluk.

Ngengat dewasa penggerek batang aktif pada malam hari dan siklus hidup keseluruhan sekitar 40-70 hari, tergantung jenisnya. Telur biasanya diletakkan di bawah permukaan daun atau dekat ujung daun dengan ciri seperti gundukan kecil yang diselimuti bulu-bulu halus mengkilap yang berasal dari bulu belakang ngengat induk betina. Telur akan menetas setelah 6-7 hari. Larva kemudian bergerak ke bawah menuju pangkal dan mulai menggerek anakan utama, hingga setelah mulai dewasa beralih ke anakan lainnya. Larva awalnya menyerang akar hingga menyerang batang padi bagian dalam. Saat larva menyerang akar gejala yang ditimbulkan berupa anakan kerdil atau mati. Penyerangan di awal pertumbuhan tanaman (fase vegetative) dapat menyebabkan pucuk tanaman menjadi mati karena batangnya digerek oleh larva dari dalam batang.  Serangan hama penggerek batang pada fase ini oleh petani dikenal dengan nama Sundep.  

Hari Rabu tanggal 12 April 2023 penyuluh pertanian wilayah binaan Desa Krendetan Kecamatan Bagelen bersama dengan petugas POPT melaksanakan monitoring dan pengamattan di lahan milik Bapak Anwar Sanusi, dimana beliau merupakan anggota Kelompok Tani Sido Urip 2 Desa Krendetan. Setelah dilakukan pengamatan terhadap tanaman padi dengan usia 31 HST, ditemukan hama penggerek batang pada fase awal pertumbuhan tanaman atau yang sering dikenal dengan nama Sundep.

Hama tersebut ditemukan dibagian bawah dan dalam batang tanaman padi, sehingga mengakibatkan anakan tanaman padi menjadi kerdil dan lama kelamaan akan mati. Pengendalian yang dianjurkan oleh petugas POPT yaitu dengan menggunakan insektisida yang bersifat sistemik, apabila ingin mengendalikan secara kimia. Petugas POPT juga menganjurkan penggunaan pestisida nabati apabila pengendalian ingin dilakukan secara organik.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung