- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Semangat Ramadan: Gotong Royong Petani Demi Kelancaran Distribusi Pupuk Organik

Semangat Ramadan: Gotong Royong
Petani Demi Kelancaran Distribusi Pupuk Organik
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian,
Pegiat Literasi dan Pemerhati Pemberdayaan Petani
# CybersquadX BPP Bruno
# Bruno semakin menyala
______________
Gowong, Bruno (11 Maret 2025) –
Terik matahari tak menyurutkan semangat para anggota Kelompok Tani (Poktan)
Suka Tani desa Gowong dalam menjalankan tugas mereka. Meski tengah menjalankan
ibadah puasa mereka tetap gigih memindahkan pupuk organik padat demi kelancaran
distribusi dan keberlangsungan pertanian di wilayah mereka.
Pupuk organik ini merupakan
bantuan dari pemerintah sebagai bagian dari program Good Agricultural Practices
(GAP) untuk tanaman tembakau. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan
lahan dan mendukung hasil panen yang lebih berkualitas bagi para petani.
Bantuan ini sangat dinantikan mengingat pentingnya pupuk dalam menjaga
produktivitas lahan pertanian.
Namun tantangan tak terhindarkan
dalam proses distribusi. Truk yang membawa muatan sekitar 6 ton pupuk harus
melewati jalan yang sempit, curam, serta tikungan tajam. Ketika truk tersebut
bertemu dengan truk pengangkut tanah dari arah berlawanan, kondisi jalan yang
terbatas membuat perjalanan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan tanpa risiko
besar. Demi keselamatan bersama keputusan sulit pun diambil: separuh muatan
harus diturunkan dan dipindahkan secara bertahap.
Tanpa ragu para petani bergerak
cepat. Dengan penuh semangat gotong royong mereka memindahkan sekitar 2,5 ton pupuk
dari truk ke lokasi tujuan meski harus bekerja dibawah sengatan matahari. Tak
ada keluhan, tak ada ragu, hanya kebersamaan dan tekad kuat demi memastikan
pupuk sampai ke tangan petani.
Momen ini bukan sekadar
distribusi pupuk, tetapi juga cerminan nilai-nilai kebersamaan dan kerja keras
yang tetap terjaga bahkan ditengah suasana Ramadan. Bagi para petani bekerja
adalah bagian dari ibadah. Dengan ketulusan dan kekompakan tantangan seberat
apa pun dapat dilalui. Ramadan bukanlah halangan melainkan motivasi tambahan
untuk terus berkontribusi bagi pertanian dan masyarakat.
Semangat gotong royong ini
menjadi inspirasi bahwa kerja keras, keikhlasan, dan kebersamaan adalah kunci
keberhasilan, baik dalam bertani maupun dalam kehidupan.






