SEMANGAT PETANI TEMBAKAU DI TENGAH HUJAN: PUPUK NPK DITERIMA DENGAN SYUKUR

By DINPPKP 10 Apr 2025, 15:00:00 WIB Penyuluhan
SEMANGAT PETANI TEMBAKAU DI TENGAH HUJAN:  PUPUK NPK DITERIMA DENGAN SYUKUR

SEMANGAT PETANI TEMBAKAU DI TENGAH HUJAN:

PUPUK NPK DITERIMA DENGAN SYUKUR

 

KEMIRI KEREN NEWS –– Cuaca hujan yang mengguyur Desa Rowobayem tak menyurutkan semangat petani dan petugas dalam proses dropping pupuk NPK kepada Kelompok Tani Sido Dadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Intensifikasi Tembakau Tahun Anggaran 2025 yang didanai oleh APBD Provinsi Jawa Tengah.

Dropping pupuk dilakukan langsung di titik kumpul kelompok tani, disaksikan oleh Koordinator BPP dan penyuluh pertanian setempat. Meski medan sedikit licin dan hujan mengguyur sejak pagi, kegiatan tetap berlangsung lancar.

“Kami dari BPP ikut mengawal langsung proses distribusi pupuk NPK ini agar benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak menerima. Ini merupakan bagian dari program intensifikasi tembakau yang dananya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah. Kami pastikan penyaluran dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai data kelompok tani penerima,” tegasnya.

Koordinator BPP menyampaikan bahwa cuaca tidak menjadi penghalang dalam mendistribusikan bantuan pemerintah kepada para petani yang memang sudah sangat menantikan bantuan ini.

“Meski hujan, kami pastikan penyaluran tetap berjalan tertib dan tepat sasaran. Ini bentuk komitmen kita bersama untuk mendukung petani tembakau dalam menghadapi musim tanam,” ujarnya.

Dropping pupuk ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam membantu petani meningkatkan hasil pertanian, khususnya tembakau yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Rowobayem. Pupuk NPK yang disalurkan akan digunakan untuk mendukung fase pertumbuhan awal tanaman tembakau, yang memerlukan asupan unsur hara makro secara seimbang.

“Tidak hanya Desa Rowobayem, Desa Bedonokarangduwur juga menerima bantuan yang sama. Kedua desa ini merupaka sentra tembakau di wilayah Kecamatan Kemiri, sehingga diharapkan akan menjadi motivasi bagi desa lain untuk menanam tembakau sebagai alternatif tanaman meraka,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah melalui perwakilannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga keberlangsungan komoditas tembakau sebagai sumber penghidupan masyarakat.

“Bantuan pupuk ini kami harapkan bisa mendorong peningkatan hasil tembakau, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Pemerintah hadir untuk memastikan petani kita tidak berjalan sendiri, terutama dalam menghadapi tantangan biaya produksi yang semakin tinggi,” ujarnya.

Surip, Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, mengaku sangat bersyukur atas bantuan pupuk yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa bantuan ini sangat membantu, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang.

“Alhamdulillah, walaupun hujan, pupuk tetap sampai ke tangan kami. Terima kasih kepada pemerintah provinsi atas bantuannya. Ini sangat membantu kami untuk bisa segera menanam tembakau. Dengan adanya pupuk NPK dari program intensifikasi ini, kami bisa lebih optimal dalam memelihara tanaman tembakau. Semoga ke depan hasil panen kami semakin baik,” tuturnya saat menerima bantuan pupuk NPK, Kamis (10/04/2025).

Melalui program ini, diharapkan petani tembakau di Desa Rowobayem khususnya, dan di Jawa Tengah pada umumnya, dapat lebih berdaya dan mampu menjaga kestabilan produksi tembakau di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar, semoga.––





Berita Purworejo

Counter Pengunjung