Sekolah Lapang Agensi Hayati: Trichoderma Jadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan

By DINPPKP 16 Mei 2025, 12:57:53 WIB Penyuluhan
Sekolah Lapang Agensi Hayati: Trichoderma Jadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan

"Sekolah Lapang Agensi Hayati: Trichoderma Jadi Solusi Pertanian Ramah Lingkungan"

Dalam rangka mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Purworejo bekerja sama dengan kelompok tani Ngudi Makmur Desa Wonosari Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo dan Penyuluh Pertanian Wilayah Kecamatan Ngombol menggelar kegiatan Sekolah Lapang Agensi Hayati pada Tanggal 15 – 16 Mei 2025 di Kelompok Tani Ngudi Makmur Desa Wonosari Kecamatan Ngombol. Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah pembuatan Trichoderma, agen hayati yang berfungsi sebagai pengendali hayati terhadap penyakit tanaman, terutama yang disebabkan oleh jamur patogen.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan petani dari Desa Wonosari Kecamatan Ngombol. Peserta mendapatkan penjelasan teori mengenai peranan Trichoderma dalam meningkatkan kesehatan tanah, mempercepat dekomposisi bahan organik, serta menekan pertumbuhan jamur penyebab penyakit tanaman seperti Fusarium dan Sclerotium.

Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan Trichoderma yang dipandu oleh tim penyuluh dan narasumber dari POPT Wilayah Kecamatan Ngombol. Petani diajarkan cara mengisolasi Trichoderma dari bahan alami, menumbuhkannya pada media kultur, hingga pengemasan dan penyimpanan untuk penggunaan di lahan pertanian.

Menurut Penyuluh Pertanian Wilayah Desa Wonosari Bapak Heriyanto, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengembangkan serta memanfaatkan agensi hayati secara mandiri. “Dengan kemampuan membuat Trichoderma sendiri, petani tidak hanya menghemat biaya produksi, tapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut dengan materi-materi lain seputar teknologi pertanian ramah lingkungan. Kegiatan ditutup dengan diskusi dan pembagian starter kit Trichoderma sebagai bentuk dukungan untuk praktik lapangan di lahan masing-masing. (Heriyanto, BPP Kecamatan Ngombol ).





Berita Purworejo

Counter Pengunjung