- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
Satukan Langkah Layanan IB 2026, DKPP Gelar Rapat Koordinasi Bersama Paguyuban Inseminator Andhini Sari

Satukan Langkah Layanan IB 2026, DKPP Gelar Rapat Koordinasi Bersama Paguyuban Inseminator Andhini Sari
Purworejo — Menyongsong pelaksanaan layanan inseminasi buatan (IB) tahun 2026, Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menggelar rapat koordinasi layanan IB bersama Paguyuban Inseminator Andhini Sari binaan (DKPP) sebagai forum penyamaan persepsi dan penguatan komitmen bersama.
Rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi kinerja sebelumnya sekaligus merumuskan langkah operasional ke depan. Kegiatan diawali dengan paparan operasional layanan IB tahun 2026 yang disampaikan oleh Hanjar Prihatno, S.Pt. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kesiapan teknis, kedisiplinan pelayanan, serta konsistensi penerapan standar operasional di lapangan.
Agenda dilanjutkan dengan evaluasi pelaksanaan IB tahun 2025 yang disampaikan oleh Pujiatmoko, S.Pt bersama drh Yulius Ariv Kusuma. Evaluasi tersebut membahas capaian layanan, kendala teknis yang dihadapi inseminator, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan agar kualitas pelayanan IB semakin meningkat. Selanjutnya, Andi Supriyanto, S.Pt menyampaikan materi mengenai tata cara pelaporan layanan IB. Ia menegaskan bahwa pelaporan yang tertib, akurat, dan tepat waktu merupakan bagian penting dari akuntabilitas layanan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh inseminator melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Layanan IB. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjalankan layanan inseminasi buatan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antara DKPP dan inseminator Paguyuban Andhini Sari semakin kuat, sehingga layanan inseminasi buatan tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi peternak di Kabupaten Purworejo.






