- Pecah Telur! Sinergi PPL dan Petani Mranti Berhasil Realisasikan Serap Gabah Bulog
- Pengujian Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan
- KEGIATAN RUMAH PANGAN KITA DKPP KABUPATEN PURWOREJO BULAN FEBRUARI 2026
- Belajar dari Alam, Siswa SMPN 24 Purworejo Dikenalkan Pengolahan KOHE Sejak Dini
- Diskusi Menuju Kolaborasi Yang Semakin Solid
- Satukan Langkah Layanan IB 2026, DKPP Gelar Rapat Koordinasi Bersama Paguyuban Inseminator Andhini Sari
- Refilling Nitrogen Cair Untuk Amankan Benih Ternak
- Menghidupkan \"Lahan Tidur\", Memanen Kesejahteraan: Monitoring P2L di KWT Tunas Asri Silagar
- Transformasi menuju Pertanian Modern untuk Desa Pogungjurutengah
- Gendu gendu Roso Pertanian Organik, ala Klinik PHT Swadaya Subur Makmur
Belajar dari Alam, Siswa SMPN 24 Purworejo Dikenalkan Pengolahan KOHE Sejak Dini

Belajar dari Alam, Siswa SMPN 24 Purworejo Dikenalkan Pengolahan KOHE Sejak Dini
Purworejo — Hari ini suasana belajar yang berbeda terlihat di SMP Negeri 24 Purworejo, Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing. Sejak pagi, siswa-siswi kelas VII hingga IX mengikuti kegiatan persiapan kurikuler dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Purworejo yang membahas pembuatan Kompos Kotoran Hewan (KOHE) sebagai bentuk pembelajaran kontekstual dan ramah lingkungan.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pukul 07.30–09.15 WIB dan 09.30–11.00 WIB, dengan peserta mengikuti secara bertahap sesuai jenjang kelas. Materi disampaikan secara interaktif, mengajak siswa memahami proses pengolahan limbah kotoran hewan menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman.
Dalam pemaparannya, Bapak Pujiatmoko, S.Pt. menjelaskan tahapan dasar pembuatan KOHE, mulai dari pemilihan bahan, proses fermentasi, hingga pemanfaatannya sebagai pupuk organik. Materi ini diberikan sebagai bekal awal bagi siswa dalam mendukung kegiatan kurikuler sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan siswa dalam bertanya dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung. Para siswa menyambut positif materi yang diberikan karena dinilai aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya di wilayah pedesaan.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib, serta diharapkan dapat menjadi fondasi awal pembelajaran berbasis lingkungan di SMP Negeri 24 Purworejo. Melalui pengenalan KOHE sejak dini, siswa didorong untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.






