Pengujian Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan

By DINPPKP 07 Feb 2026, 05:57:00 WIB Pangan
Pengujian Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan

Pengujian keamanan dan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) pada dasarnya adalah upaya klarifikasi penerapan persyaratan keamanan pangan di suatu unit usaha dengan standar keamanan PSAT. Agar mendapatkan hasil analisis pengujian yang valid, maka pengujian harus dilakukan di laboratorium sesuai ruang lingkup yang diperlukan dan sudah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT) adalah salah satu laboratorium pengujian mutu yang berperan penting dalam memastikan mutu produk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, serta pupuk dan pestisida yang beredar di masyarakat terjamin. BPMPT berada dibawah Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian telah mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak tahun 2002 dan menjalankan sistem mutu sesuai dengan standar internasional ISO/IEC 17025:2017. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 11 Tahun 2020 laboratorium BPMPT telah ditunjuk sebagai Lembaga Uji Mutu Pestisida . Selain itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No. 55 Tahun 2016, BPMPT juga ditunjuk sebagai Laboratorium Penguji Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

Pada tanggal 5 Februari 2026 BPMPT Ditjen Tanaman Pangan melaksanakan pengambilan contoh PSAT berupa gabah dan beras untuk diuji mutu dan keamanan pangannya di Kecamatan Purwodadi yaitu di Desa Purwosari (KT Madu Wicoro) dan Desa Bongkot (KT Karya Tani Mandiri). Pengambilan contoh dilaksanakan oleh Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) BPMPT Ibu Endang Listiawati, S.Si didampingi oleh PMHP DKPP Purworejo dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Purwodadi.  Contoh yang diambil masing-masing sebanyak 1 kg dengan total sampel sejumlah 14 sampel yaitu 9 sampel gabah berbagai varietas (gabah pandan wangi, merah, hitam, situbagendit, sintanur, Mentik Wangi, CL Mas, Ir M70, Inpari 49) serta 5 sampel beras (pandan wangi, merah, hitam, mentikwangi dan situbagendit). 

Sampel gabah akan diuji keamanan pangannya dengan uji residu pestisida dan uji logam berat sedangkan untuk sampel beras dilaksanakan uji mutu beras, uji residu pestisida dan uji logam berat di Laboratorium BPMPT Kementan. Setelah pengambilan contoh sampel langsung dikirim ke laboratorium melalui jasa expedisi.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung