Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing

By DINPPKP 24 Jun 2026, 13:25:17 WIB Peternakan dan Keswan
Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing

Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing


Purworejo 23 Juni 2026 ,  Potensi susu kambing Kaligesing tidak hanya terletak pada hasil produksinya, tetapi juga pada peluang usaha yang dapat tumbuh dari pengolahan dan pemasarannya. Berangkat dari semangat tersebut, sebanyak 30 peternak yang tergabung dalam 9 kelompok tani mengikuti kegiatan Supervisi dan Bimbingan Teknis (SUPRA/Bimtek) Peternakan dan Kesehatan Hewan Ternak Perah yang digelar pada 23 Juni 2026 di Dian Farm, Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo ini turut didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Kementerian Pertanian.


Acara dibuka dengan sambutan oleh Agung Wibowo, S.T., M.Si. selaku perwakilan Bapeltan Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa peningkatan kapasitas peternak menjadi faktor penting dalam mendorong berkembangnya usaha peternakan berbasis komoditas unggulan daerah. Sambutan berikutnya sekaligus membuka acara BIMTEK oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yang diwakili oleh drh. Sri Widartik, M.M., yang menegaskan pentingnya peningkatan nilai tambah produk peternakan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi peternak.


Materi pertama disampaikan oleh Pujiatmoko, S.Pt. dari DKPP kabupaten Purworejo yang mengulas potensi susu kambing Kaligesing sebagai salah satu produk unggulan yang memiliki peluang pasar menjanjikan. Selain dikenal sebagai plasma nutfah asli Kabupaten Purworejo, kambing Kaligesing juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber produksi susu yang bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara baik dan berkelanjutan.


Wawasan peserta semakin diperkaya melalui materi yang disampaikan oleh Lahtifatun Nisa, seorang praktisi yang membahas teknologi pengolahan susu serta analisis usaha. Peserta diajak memahami bagaimana susu segar dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, sekaligus mempelajari strategi usaha agar kegiatan peternakan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mampu menghasilkan keuntungan yang lebih optimal.


Menariknya, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian teori. Peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung pemerahan susu kambing dan pengolahan susu di lokasi kegiatan. Sesi praktik ini menjadi pengalaman berharga karena peserta dapat melihat sekaligus mencoba penerapan teknik yang benar di lapangan.


Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana diskusi tampak hidup. Berbagai pertanyaan mengenai pengelolaan ternak perah, kualitas susu, hingga peluang pemasaran menjadi topik yang banyak dibahas oleh peserta dan narasumber.


Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan menandatangani pernyataan komitmen pasca pelatihan. Langkah ini menjadi bentuk keseriusan untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kegiatan usaha peternakan masing-masing.


Melalui kegiatan ini, peternak tidak hanya memperoleh tambahan ilmu dan keterampilan teknis, tetapi juga memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai peluang pengembangan usaha berbasis susu kambing. Dengan semakin banyak peternak yang mampu mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, Kaligesing tidak hanya dikenal sebagai sentra kambing unggulan, tetapi juga berpeluang menjadi salah satu pusat pengembangan produk susu kambing yang membanggakan Kabupaten Purworejo.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung