- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
- Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Wereng pada Tanaman Padi
- PENAS KTNA XVII GORONTALO
- Peserta SL Pantau Pertumbuhan Tembakau, Demplot SL Tunjukkan Perkembangan Menggembirakan
- GERDAL HAMA WERENG BATANG COKELAT (WBC) DI DESA PEPE, KECAMATAN PITURUH
- GERDAL HAMA TIKUS DI DESA SEMAWUNG PUWOREJO, TEKAN POPULASI HAMA YANG MERESAHKAN PETANI
- SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU
Peserta SL Pantau Pertumbuhan Tembakau, Demplot SL Tunjukkan Perkembangan Menggembirakan

Peserta SL Pantau Pertumbuhan Tembakau, Demplot SL Tunjukkan Perkembangan Menggembirakan
Kambangan, Bruno – Kegiatan Sekolah Lapang (SL) Tembakau Tahun 2026 di Kelompok Tani (KT) Makmur Tani, Desa Kambangan, Kecamatan Bruno, terus memasuki tahapan penting. Pada Selasa (23/6/2026), peserta SL bersama petugas pendamping melaksanakan kunjungan lapang ke lahan demplot tembakau sebagai sarana evaluasi pertumbuhan tanaman sekaligus pembelajaran langsung di lapangan.
Kegiatan yang diikuti oleh anggota Kelompok Tani Makmur Tani tersebut difokuskan pada pengamatan kondisi tanaman, perkembangan pertumbuhan vegetatif, serta identifikasi dini terhadap kemungkinan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Kunjungan lapang menjadi bagian penting dari metode pembelajaran Sekolah Lapang yang menekankan praktik langsung dan pengambilan keputusan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan hasil pengamatan, tanaman tembakau pada lahan demplot menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Tanaman terlihat seragam, perakaran berkembang optimal, dan kondisi pertanaman relatif sehat. Para petani juga melakukan diskusi mengenai teknik pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan susulan, serta langkah-langkah pengendalian OPT secara terpadu.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Kambangan, Hari Prabowo, S.TP, menyampaikan bahwa kunjungan lapang merupakan media belajar yang efektif bagi petani untuk memahami kondisi tanaman secara langsung.
“Melalui pengamatan rutin di lahan demplot, petani dapat belajar menganalisis pertumbuhan tanaman dan menentukan tindakan budidaya yang tepat. Harapannya, seluruh peserta mampu menerapkan teknologi budidaya tembakau yang baik sehingga produktivitas dan kualitas hasil panen dapat meningkat,” jelas Hari.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Makmur Tani, Nur Sodik, mengaku senang dengan perkembangan tanaman tembakau di lahan demplot. Menurutnya, kegiatan Sekolah Lapang memberikan banyak manfaat karena petani tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung mempraktikkannya di lapangan.
“Kami bisa melihat langsung perkembangan tanaman dari waktu ke waktu dan berdiskusi mengenai permasalahan yang muncul. Pendampingan seperti ini sangat membantu petani dalam meningkatkan kemampuan budidaya tembakau,” ujarnya.
Kunjungan lapang berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi teknis mengenai kondisi tanaman, pengelolaan hara, serta upaya menjaga kesehatan tanaman selama musim tanam. Demplot SL Tembakau diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mampu menghasilkan contoh penerapan budidaya tembakau yang baik (Good Agricultural Practices/GAP) bagi petani di Desa Kambangan dan sekitarnya.
Melalui kegiatan Sekolah Lapang yang berkelanjutan, KT Makmur Tani optimistis mampu meningkatkan kualitas sumber daya petani sekaligus menghasilkan tembakau yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi pada musim tanam tahun 2026






