- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
REMBUG TANI DESA WONOENGGAL

REMBUG TANI DESA WONOENGGAL
Rembug Tani adalah forum musyawarah atau diskusi yang melibatkan petani, perangkat desa, dan pihak terkait untuk membahas isu-isu pertanian, berbagi pengalaman, dan mencari solusi atas masalah yang dihadapi petani. Tujuan rembug tani adalah meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan, dan menciptakan pertanian yang lebih maju. Rabu, 23 April 2025 Desa Wonoenggal telah melaksanakan kegiatan rembug tani desa untuk membahas terkait masalah pertanian di Desa Wonoenggal. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa, koordinator PPL, PPL wibi, ketua kelompok tani beserta perwakilan anggota kelompok tani yang ada di Desa Wonoenggal.
Nurman Saifudin, S.Pt selaku Koordinator BPP Grabag menyampaikan apresiasi terhadap pemerintahan desa yang telah melaksanakan kegiatan ini. "Rembug tani ini bukan sekadar pertemuan, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah desa terhadap kesejahteraan petani, harapannya permasalahan-permasalahan seputar Pertanian yang ada di Desa Wonoenggal dapat teratasi dan dapat memajukan pertanian di Desa Wonoenggal ” Ucapnya.
Diskusi yang berlangsung hangat dan penuh semangat menyoroti berbagai permasalahan yang dihadapi petani, mulai dari ketersediaan air irigasi, serangan hama penyakit, rencana pelaksanakan padi di MT III hingga pemasaran hasil pertanian. Para petani dengan terbuka menyampaikan kendala yang mereka hadapi.
Eko Sutresno selaku PPL wibi menanggapi kendala-kendala yang disampaikan oleh petani. Beberapa tanggapan diantara nya yaitu kesiapan pendampingan dan pengawalan untuk mengsukseskan MT III mulai dadi dukungan saprodi dan pendampingan jika terjadi serangan OPT.
Dari rembug tani ini, tercetus beberapa kesepakatan penting yang akan menjadi landasan dalam menyusun program kerja di sektor pertanian antara lain Peningkatan kualitas saluran irigasi, pendataan Kembali bagi petani yang belum terdaftar di ERDKK,






