REMBUG TANI DESA KALIREJO KECAMATAN GRABAG (Langkah awal menuju swasembada pangan)

By DINPPKP 13 Jun 2025, 11:01:40 WIB Penyuluhan
REMBUG TANI DESA KALIREJO KECAMATAN GRABAG  (Langkah awal menuju swasembada pangan)

REMBUG TANI DESA KALIREJO KECAMATAN GRABAG

(Langkah awal menuju swasembada pangan)

 

Rabu (11/6/2025) bertempat di Balai pemasyarakatan desa Kalirejo Kecamatan Grabag, dilakukan pertemuan musyawarah “Rembug Tani” tingkat desa. Pertemuan ini merupakan untuk yang pertama kalinya menurut keterangan dari sekdes Kalirejo Ibu Lendra Pramada Rani. Pada kesempatan ini dibahas berbagai isu menyangkut kegiatan pertanian yang ada didesa ini,  Fuad Nur Hasim selaku Pj Kades desa Kalirejo menuturkan bahwa untuk pertama kalinya wilayah blok kidul desa akan diujicobakan untuk tanam padi MT III, yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus akhir tahun ini, dengan luasan sekitar 18 hektar. Pj kades juga menyampaikan akan menyerahkan pengelolaan hak bengkok pribadinya kepada BUMdes untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber permodalan bagi BUMdes.  

Menurut Eko Sutresno, AMd selaku PPL Wibi menyampaikan bahwa keputusan yang diambil untuk melakukan tanam padi di MT III ini sudah direncanakan jauh jauh hari, dukungan terkait dengan kebutuhan saprodi seperti pupuk bersubsidi juga sudah diusulkan dalam penyusunan RDKK tahun ini. Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait dengan pelaksanaan MT III ini adalah koordinasi terkait dengan kebutuhan air dengan tetangga desa sebelah, mengingat pentingnya kebutuhan akan air ini. Hama dan penyakit juga menjadi pembahasan yang serius untuk kesuksesan program ini, menurut Wakhidatun Jamaliyah, SP selaku petugas POPT wilayah Grabag menyampaikan pentingnya kewaspadaan mengingat potensi tingginya serangan hama penyakit yang akan muncul, karena secara umum wilayah lainnya tidak melakukan penanaman padi pada musim ketiga ini.

Sementara itu Nurman Saifudin, S. Pt selaku koordinator PPL menyampaikan berbagai informasi terkini terkait dengan kebijakan pertanian yang diambil oleh pemerintah pusat, seperti kebijakan yang menyangkut dengan Harga Pokok Pembelian (HPP) gabah kering panen (GKP) yang tertuang dalam keputusan Kepala Badan Pangan Nasional no. 2 / 2025 dengan harga Rp. 6.500, penyerapan gabah / beras oleh bulog mencapai 4 juta ton, pemangkasan rantai distribusi pupuk bersubsidi terutama terkait regulasi persetujuan dari pemerintah daerah yang selama ini dianggap menghambat distribusi pupuk subsidi, juga terkait dengan rekomendasi distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi yang saat ini melalui dinas/ instansi terkait.

Pada akhir sesi penutupan rembug tani ini dibacakan kesepakatan – kesepakatan terkait hasil yang dicapai antara lain : Tanam padi musim tanam III diwilayah blok kidul desa, pihak desa memfasilitasi pengadaan racun/ pestisida untuk pengendalian OPT sebanyak 2 x beserta OH nya, penentuan ongkos / biaya traktor Rp.180.000 / iring, biaya tanam Rp. 160.000 / iring, Ongkos harian Rp. 60.000 / hari. Demikian keputusan keputusan yang sudah diambil pada rembug tani untuk yang pertama kalinya dilaksanakan didesa Kalirejo ini, berharap kesepakatan yang sudah diambil sebagai pijakan bersama dalam menentukan langkah kerja dimasa yang akan datang.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung