- Dukung Petani, DKPP Purworejo Gelar Sosialisasi Sarana Usaha Tani Tembakau TA 2026
- KONSULTASI DAN KOORDINASI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN MAHASISWA) UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
- PELATIHAN PENGAWAS KEAMANAN PANGAN SEGAR
- Jamur Tiram, Peluang Usaha yang Masih Terlupakan: KWT Sekar Tani Gowong Belajar Langsung dari Praktisi
- BPP Purworejo Dampingi Petani adakan Gerdal Tikus di Kelompok Tani Ngudi Makmur Semawung
- Lapor Langsung Direspons! Tim Keswan Purworejo Selamatkan Sapi Betina Produktif di Kedungpomahan Kulon kecamatan Kemiri
- SERENTAK! PETANI DESA MAJIR KENDALIKAN HAMA WERENG BATANG COKELAT PADA TANAMAN PADI
- Melangkah Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan: Sinergi DKPP dan Kelompok Tani Rimba Sari di Desa Pamriyan
- Dari Kandang ke Produk Bernilai Jual, Peternak Kambing Kaligesing Dibekali Strategi Pengembangan Susu Kambing
- Dari Analisa Usaha hingga Fermentasi Pakan, Peternak Purworejo Digembleng Seharian
Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak

Kamis, 2 April 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan pengisian ulang (refilling) nitrogen cair sebagai upaya mendukung program peningkatan mutu genetik ternak melalui kegiatan Inseminasi Buatan (IB).
Nitrogen cair merupakan media penyimpanan straw semen beku yang harus dipertahankan pada suhu sangat rendah agar viabilitas dan kualitas semen tetap terjaga hingga waktu penggunaan. Kualitas penyimpanan straw semen menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan inseminasi buatan di lapangan. Proses pengisian ulang nitrogen cair dilakukan secara berkala dan terencana, guna memastikan ketersediaan media pendingin dalam kontainer penyimpanan tetap optimal.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan inseminasi buatan di wilayah kerja serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan populasi ternak, ketersediaan nitrogen cair secara berkelanjutan menjadi kebutuhan yang sangat penting dan strategis. terlaksananya kegiatan refilling ini, diharapkan kualitas semen beku tetap terpelihara sehingga dapat mendukung keberhasilan pelayanan kegiatan inseminasi buatan (IB).






