SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)

By DINPPKP 18 Agu 2026, 15:22:01 WIB Peternakan dan Keswan
SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)

PURWOREJO – Inovasi sektor peternakan di Kabupaten Purworejo terus digalakkan. Program Subali Sapira (Suburkan Kembali Sapi Rakyat) yang diusung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo  tidak sekadar mengawal siklus reproduksi ternak hingga fase birahi, melainkan memberikan pendampingan komprehensif sampai ternak terkonfirmasi bunting.

​Komitmen tersebut diwujudkan melalui akselerasi deteksi dini kebuntingan menggunakan teknologi Ultrasonografi (USG). Berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), DKPP Purworejo menerjunkan tim untuk memastikan akurasi hasil usai dilakukannya Inseminasi Buatan (IB).

​Langkah inovatif ini menawarkan lompatan efisiensi yang bagi para peternak lokal. Jika metode konvensional seperti palpasi rektal (pemeriksaan manual) umumnya baru mampu mengonfirmasi kebuntingan saat usia kebuntingan di atas tiga bulan, pemanfaatan USG mampu memangkas waktu tunggu secara mendasar.


​Keunggulan Metode USG pada Program Subali Sapira

​yaitu 

1. sanggup mengonfirmasi status kebuntingan sapi pada usia 40 hari pasca-IB, atau setara dengan dua kali siklus birahi.

2. ​Efisiensi Waktu & Biaya: Kepastian status reproduksi yang lebih cepat mencegah peternak kehilangan momen reproduksi ternak, sekaligus menekan biaya pakan akibat kekosongan masa bunting yang tidak terdeteksi.

3. ​Kesehatan Murni Terjaga: Pemantauan visual berbasis teknologi meminimalisasi risiko penanganan yang keliru pada rahim ternak.

​Langkah terpadu ini menjadi sinyal kuat bahwa transformasi layanan peternakan berbasis teknologi mampu  meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak rakyat.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung