- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
- KWT Margo Dadi Prapaglor Belajar Buat PSB
- Seleksi Tahap Kedua Tuntas, DKPP Pastikan 55 Domba Hibah Siap Disalurkan kepada Kelompok
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Gelar Monev Alsintan di Pituruh
- PERINGATI HKG PKK KE-54, RATUSAN KADER PKK PURWOREJO ANTUSIAS SERBU GERAKAN PANGAN MURAH DI PENDOPO PURWOREJO
Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen

Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
PURWOREJO — Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk pangan, langkah preventif kembali digalakkan. Petugas melakukan pengambilan sampel Bahan Pangan Asal Hewan (BPAH) di sejumlah kios pedagang daging ayam untuk menjalani serangkaian uji laboratorium pada hari selasa, 18 Agustus 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh produk hewan yang beredar di pasaran memenuhi standar higienis dan bebas dari zat berbahaya.
Uji Lab Menyeluruh: Dari Mikroba hingga Pengawet
Pengujian sampel kali ini berfokus pada dua aspek utama:
1. Uji Mikrobiologi: Pemeriksaan morfologi bakteri Coliform, Escherichia coli (E. coli), Salmonella, serta pengujian Total Plate Count (TPC) untuk mengukur tingkat cemaran mikroba pada daging segar.
2. Uji Bahan Pengawet: Pemeriksaan spesifik pada produk bahan olahan pangan asal hewan guna memastikan tidak ada zat pengawet berbahaya atau bahan kimia terlarang yang ditambahkan.
Untuk menjamin keakuratan dan objektivitas data, seluruh sampel yang telah diambil akan dikirim langsung ke dua lembaga kredibel, yaitu Laboratorium Kesmavet Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates.
Pendampingan Sertifikasi Halal & NKV
Tidak hanya fokus pada pengawasan, kegiatan ini juga dirangkai dengan aksi edukasi dan pendampingan bagi para pelaku usaha. Petugas memberikan bimbingan langsung terkait prosedur pengurusan Sertifikat Halal serta Nomor Kontrol Veteriner (NKV).
Memiliki sertifikat Halal dan NKV bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan bukti komitmen pelaku usaha dalam menjamin kelayakan, kebersihan, dan kehalalan produk pangan yang dijual kepada masyarakat.
Melalui edukasi mengenai keuntungan kepemilikan sertifikat tersebut, para pedagang diharapkan makin termotivasi untuk meningkatkan standar usahanya. Langkah terpadu ini menjadi sinyal positif bahwa keamanan pangan dan kenyamanan konsumen selalu menjadi prioritas utama.





