- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
- KWT Margo Dadi Prapaglor Belajar Buat PSB
- Seleksi Tahap Kedua Tuntas, DKPP Pastikan 55 Domba Hibah Siap Disalurkan kepada Kelompok
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Gelar Monev Alsintan di Pituruh
- PERINGATI HKG PKK KE-54, RATUSAN KADER PKK PURWOREJO ANTUSIAS SERBU GERAKAN PANGAN MURAH DI PENDOPO PURWOREJO
Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh

Gerak cepat tim kolaborasi
tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
Menindaklanjuti terkait adanya
aduan tentang bau yang berasal dari peternakan burung puyuh di Kelurahan
Sindurjan yang mengganggu aktivitas belajar-mengajar di SD
Tirtodranan serta kenyamanan warga pemukiman sekitar, tim gabungan DLHP
dan DKPP segera meluncur ke lokasi untuk
melakukan verifikasi serta dialog terbuka bersama pemilik usaha pada Rabu, 19
Agustus 2026.
Aroma tidak sedap yang berembus
setiap hari tersebut sebelumnya memicu kekhawatiran terkait dampak kesehatan,
khususnya bagi efektivitas konsentrasi para siswa saat kegiayan belajar
mengajar.
Guna memberikan solusi konkret
tanpa mematikan mata pencaharian warga, pihak berwenang menyepakati sejumlah
langkah pembenahan baku bersama pengelola peternakan:
a. Pemilik ternak diwajibkan
menerapkan penyemprotan caira pengurai bau secara berkala untuk
meminimalisasi aroma menyengat
b. Pemilik ternak diwajibkan
menyemprot area sekitar kandang dengan cairan anti lalat untuk menekan populasi
lalat.
c. Kotoran ternak dibersihkan
setiap hari dan segera di ambil agar kotoran tidak menumpuk dan menimbulkan
kelembapan berlebih.
d. Untuk setelahnya (sampai masa
habis produksi) dihimbau untuk memindahkan lokasi kandang yang lebih strategis
dan berjarak dari pemukiman warga sekitar.
Langkah tindaklanjut aduan warga
ini disambut positif pemilik peternak unggas puyuh, Pemilik ternak
menyadari bahwa kandang unggas puyuh miliknya mengeluarkan aroma yang tidak
sedap. Menurut pemilik ternak, hal ini terjadi karena pola penggantian pakan
yang berbeda sebagai akibat efisiensi karena dampak menurun nya harga jual
telur puyuh.
Dengan langkah cepat dan solutif
ini, proses belajar siswa diharapkan dapat segera kembali berjalan optimal
tanpa terganggu polusi udara.





