- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
- Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri
- Gerdal OPT Tanaman Tembakau di Pacekelen Purworejo
- Tim UPT Puskeswan Sosialisasikan SIMKESWAN dan Laksanakan Pelayanan Kesehatan Hewan di 51Farm Karangsari
- Pemkab Purworejo Gelar GPM dan RPK Peringati Hari Koperasi Nasional ke-79
Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem

Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
Dalam rangka mempersiapkan kegiatan cabut benih dan penanaman pada demplot penangkaran tembakau di Kabupaten Purworejo, tim Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pemeriksaan teknis mutu benih di lokasi pembibitan Kelompok Tani (KT) Sidodadi, Desa Rowobayem, Kecamatan Kemiri.
Kegiatan pemeriksaan lapangan ini dilaksanakan hari Minggu 26 Juli 2026 dan didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan (WB) setempat serta jajaran teknis dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo. Sinegritas antarinstansi dan kelompok tani ini bertujuan untuk memastikan bahwa bibit tembakau yang diproduksi pada lokasi penangkaran tersebut benar-benar siap salur, memiliki vigor yang kuat, serta memenuhi standar mutu yang ditetapkan sebelum dilakukannya proses pencabutan dan pindah tanam (transplanting).
Tujuan Teknis Pemeriksaan Benih Sebelum Ditanam oleh BPSB
Pemeriksaan yang dilakukan oleh pengawas benih tanaman (BPSB) sebelum bibit dicabut dan ditanam di lahan demplot memiliki beberapa tujuan teknis utama, di antaranya:
Verifikasi Kemurnian Varietas (Varietal Purity)
Memastikan bibit tembakau yang dihasilkan homogen dan bebas dari campuran varietas lain (off-type), sehingga sifat keunggulan varietas tetap terjaga selama masa penangkaran.
Evaluasi Kesehatan dan Bebas PHT (Pengganggu Hama Tanaman)
Mengidentifikasi secara dini kemungkinan adanya infeksi jamur, bakteri, virus (seperti virus mosaik tembakau/TMV), maupun hama pembawa penyakit pada bibit sebelum dipindahkan ke lahan utama.
Penilaian Vigor dan Mutu Fisik Bibit
Memastikan bibit telah mencapai kriteria pertumbuhan ideal untuk dicabut,meliputi kecukupan umur, diameter batang yang kokoh, perakaran yang kuat, serta keseragaman tinggi bibit, sehingga bibit tidak mudah stres saat adaptasi di lahan (transplant shock).
Jaminan Legitimasi dan Sertifikasi Mutu Benih
Menjadi dasar penerbitan sertifikat/label resmi benih tembakau, sehingga benih yang dihasilkan dari demplot penangkaran terjamin legalitasnya dan memiliki daya saing mutu bagi para petani pengguna. "Melalui pemeriksaan ketat dari BPSB Jawa Tengah dan pendampingan berkelanjutan dari DKPP Purworejo, diharapkan demplot penangkaran tembakau di Desa Rowobayem ini mampu menghasilkan benih berkualitas tinggi secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para petani tembakau di Kabupaten Purworejo."






