- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
ProKlim Bruno Siap Melangkah Lebih Jauh: Evaluasi Penuh Warna di Cafe Pelang

ProKlim Bruno Siap Melangkah Lebih Jauh: Evaluasi Penuh Warna di Cafe Pelangi
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi dan Pemerhati Pemberdayaan Petani
# CybersquadX BPP Bruno
# Bruno Come Back on Fire
______________
Bruno, 19 Juni 2025 — Nuansa hangat dan santai menyelimuti Cafe Pelangi sore itu. Dibalik tawa dan tegukan Wedang Jeruk hangat, berlangsung sebuah momen penting: pembubaran sekaligus evaluasi Tim Program Kampung Iklim (ProKlim) Kecamatan Bruno. Meski suasananya non-formal, semangat reflektif dan rasa syukur begitu terasa dalam tiap obrolan yang mengalir diantara para peserta.
Camat Bruno, Taufik Bagus Setyoko, S.IP., M.M. yang memimpin langsung pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim atas kerja keras dan dedikasi mereka. "Terima kasih atas kerjasamanya. Meskipun Desa Gunung Condong hanya meraih juara tiga tingkat kabupaten, ini tetap sebuah capaian yang patut dibanggakan. Tidak semua desa mampu sampai di titik ini," ujarnya dengan penuh penghargaan.
Sementara itu, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bruno Legino dalam sambutannya turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada tim BPP Bruno, khususnya kepada Pak Sutoyo dan Duwi Hartoto. “Kami sangat mengapresiasi peran penting BPP, terutama Pak Sutoyo dan Pak Duwi yang sudah berkali-kali terlibat dan berpengalaman dalam mendampingi kegiatan ProKlim di berbagai tempat. Dedikasi dan wawasan mereka benar-benar jadi penguat kami di lapangan,” ujarnya.
Acara ini bukan sekadar pembubaran, melainkan juga momen strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Kelebihan dan kekurangan ditelaah bersama secara terbuka. Diskusi berlangsung dinamis, mulai dari strategi pelibatan masyarakat hingga optimalisasi data aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Satu hal yang menjadi sorotan adalah pentingnya kesinambungan. Tim menyadari bahwa ProKlim bukan sekadar program tahunan, tetapi sebuah proses panjang menuju ketangguhan desa menghadapi perubahan iklim. Oleh karena itu, refleksi hari itu dijadikan pijakan menuju perencanaan yang lebih matang untuk tahun depan.
Tak kalah menarik, pemilihan lokasi di Cafe Pelangi turut memberi warna tersendiri. Dibalut suasana alam yang asri dan desain kayu yang hangat, tempat ini seolah menyimbolkan semangat ProKlim itu sendiri: harmoni antara manusia dan lingkungan.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan harapan yang sama: semoga langkah kecil ini terus menjadi gerakan besar demi masa depan lingkungan yang lebih lestari di Kecamatan Bruno.






