- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
POKTAN MAKMUR JAYA I RAMAI - RAMAI KENDALIKAN SERANGAN WERENG

POKTAN MAKMUR JAYA I RAMAI - RAMAI KENDALIKAN SERANGAN WERENG
Loano, 18 Juli 2025 — Menghadapi serangan hama wereng yang menyerang tanaman padi, Kelompok Tani (Poktan) Makmur Jaya I di Desa Kemejing, Kecamatan Loano, melakukan kegiatan pengendalian secara serentak di lahan pertanian mereka. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota kelompok tani dengan pendampingan langsung dari penyuluh pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Loano.
Serangan hama wereng mulai terdeteksi sejak awal bulan ini dan mengancam produktivitas tanaman padi yang tengah memasuki fase pertumbuhan penting. Menyadari potensi kerugian yang bisa ditimbulkan, para petani bergerak cepat untuk melakukan pengendalian dengan cara penyemprotan..insektisida..yang..direkomendasikan.
Penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Loano memberikan arahan teknis kepada petani mengenai cara pengendalian yang tepat, termasuk waktu aplikasi, dosis, dan penggunaan alat pelindung diri. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong dengan harapan dapat memutus siklus hidup..hama..secara..efektif.
Langkah cepat ini penting untuk mencegah penyebaran lebih luas. Selain itu, keterlibatan aktif petani menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pentingnya perlindungan tanaman,” ujar salah satu penyuluh yang mendampingi kegiatan tersebut.Dengan adanya pengendalian terpadu ini, diharapkan serangan wereng dapat ditekan dan produktivitas padi tetap terjaga, mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.






