- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Petani Tembakau KT Makmur Tani Diedukasi Penggunaan Agen Hayati, Budidaya Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan

Petani Tembakau KT Makmur Tani Diedukasi Penggunaan Agen Hayati, Budidaya Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan
Bruno – Petani tembakau yang tergabung dalam Kelompok Tani Makmur Tani Desa Kambangan mendapatkan edukasi mengenai penggunaan agen hayati dalam budidaya tembakau pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Kambangan, Kecamatan Bruno tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan penerapan budidaya tembakau yang sehat, efektif, dan ramah lingkungan.
Kegiatan edukasi diikuti oleh anggota kelompok tani dan didampingi oleh petugas penyuluh serta pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT). Dalam kegiatan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai manfaat agen hayati sebagai alternatif pengendalian hama dan penyakit tanaman yang lebih aman dibanding penggunaan pestisida kimia secara berlebihan.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan berbagai jenis agen hayati, cara perbanyakan, hingga teknik aplikasi pada tanaman tembakau di lapangan. Para petani juga diajak berdiskusi terkait permasalahan hama dan penyakit yang sering muncul selama musim tanam.
Petugas POPT Kecamatan Bruno, Sugiyo, dalam penyampaiannya mengatakan bahwa penggunaan agen hayati memiliki banyak manfaat bagi keberlanjutan budidaya tembakau.
“Penggunaan agen hayati dapat membantu menekan perkembangan organisme pengganggu tanaman secara alami, menjaga keseimbangan lingkungan, serta memperbaiki kondisi tanah. Selain itu, penggunaan agen hayati juga dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia,” jelas Sugiyo.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan, Hari Prabowo, S.TP., menyampaikan bahwa edukasi semacam ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan budidaya tembakau yang baik.
“Harapannya petani semakin memahami pentingnya budidaya yang ramah lingkungan sehingga hasil produksi tetap optimal namun lingkungan pertanian tetap terjaga,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para petani. Selain menerima materi, peserta juga mengikuti praktik langsung aplikasi agen hayati pada media tanam dan tanaman tembakau.
Melalui kegiatan ini diharapkan petani tembakau di Desa Kambangan semakin siap menerapkan teknologi budidaya yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan demi mendukung peningkatan kualitas hasil tembakau di wilayah Kecamatan Bruno.






