- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Petani Pituruh rutin menanam cabai meski harga tidak stabil

Kecamatan Pituruh merupakan Penghasil Cabai Hijau Besar pada musim tanam ke tiga biasa panen pada bulan September hingga Oktober, Komoditas Hortikultura Cabai sangat di minati oleh Petani Pituruh. Tanaman cabai Hijau Besar di kecamatan pituruh kurang lebih mecapai 200 Hektar. Terdapat bebrapa Desa sebagai penghasil cabai Hijau Besar, Desa Kendalrejo, Desa Sikambang, Desa Ngampel, dan Desa Kalimati.
Upaya Peningkatan produktivitas sangat penting untuk meningkatakan pendapatan bagi petani. Untuk mendukung hal itu Balai Penyuluhan Pertanian (BPP Pituruh) melaksanakan pendampingan pada petani dalam teknis budidaya tanaman cabai serta penanggulangan serangan hama, dan penyakit.
Tanaman Cabai petani seringkali mengalami serangan hama dan penyakit, seperti contoh layu Fusarium, Hama Aphids, dan Serangan Virus Kuning Pada Tanaman cabai. Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Pituruh memeberikan Pnedampingan pada Petani dalam upaya antisipasi dan melakukan penangulangan hama dan penyakit sejak dini.
Penyuluhan kepada petani terkait budidaya cabai dengan penggunaan bibit bersertifikat dan penggunaan bibit cabai yang lebih tahan virus kuning. Untuk perbaikan lahan petani di anjurkan menggunakan Tricoderma saat pengolahan lahan, dan Penyemprotan dini saat terjadinya gejala serangan hama Kutu Aphids.
Penyuluhan yang dilaksanakan dalam upaya meningkatan produktivitas untuk membantu petani meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,”.
Harga cabai saat panen saat ini 25 Sepetember 2023 berkisar Rp 5.000-Rp 6.000 per Kg. Harga mengalami penurunan dibandingkan pada saat panen pertama di Awal Bulan September 2023 yaitu Rp 14.000 per Kg. Edy Djoko Ketua Gapoktan Budi Utomo Desa Sikambang menyampaikan dengan adanya pendampingan teknis Budidaya Cabai dari PPL BPP Pituruh diharapkan Produktivitas cabai dapat meningkat. sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan yang maksimal meskipun harga cabai tergolong rendah.






