- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
Pertemuan Selapanan Kelompok Tani

Pertemuan selapanan P4S Seringin yang dilaksanakan di rumah Bapak Bambang Purwoto Kelurahan Pangenjurutengah Kecamatan Purworejo. Dalam kesempatan ini dihadiri oleh PPL dan 16 petani dari beberapa desa/Kelurahan di Kecamatan Purworejo, Ngombol, Bayan, Gebang. Materi yang disampaikan adalah tentang kelangkaan pupuk yag terjadi akhir-akhir ini. Cara mengatasi hal tersebut ialah pada saat lahan kosong nanti mengambil sample tanah sawah dan uji dengan PUTS { Perangkat Uji Tanah Sawah} sehingga petani tau berapa kebutuhan pupuk dan pH tanah sawahnya. Alat PUTS tersedia di BPP Purworejo, bisa untuk mengetahui kebutuhan unsur N,P,K dan pH. Selain itu juga memberikan penjelasan bahwa angka/ kuota yang ada di dalam RDKK & kartu tani untuk saat ini hanyalah angka keinginan kita berdasarkan luas lahan dan dosis pupuk anjuran karena pada kenyataannya pupuk subsidi yang tersedia jauh dari angka kebutuhan, jadi akan lebih baik apabila menggunakan pupuk non subsidi yang dibeli di KPL bukan di sales pupuk karena sudah pernah terjadi membeli pupuk SP 36 melalui orang yang menawarkan di sawah-sawah ternyata setelah kita lakukan uji pupuk denga alat PUP { Perangkat Uji Pupuk}, kandungan P nya hanya 5%.






