- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Pertemuan Rutin KWT Kenanga Desa Sendangsari: Halal Bihalal dan Semangat Keberlanjutan P2L

Pertemuan Rutin KWT Kenanga Desa
Sendangsari: Halal Bihalal dan Semangat Keberlanjutan P2L
Sendangsari, 9 April 2025 – Kelompok
Wanita Tani (KWT) Kenanga Desa Sendangsari menggelar pertemuan rutin pada hari
Rabu, 9 April 2025. Acara yang berlangsung hangat ini mengusung agenda utama
yakni halal bihalal, motivasi untuk anggota kelompok, serta pembahasan
keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Pertemuan ini dihadiri
oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bener, Kurniasih Dwi Kusuma
Wardhani, S.P., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sendangsari, Annisa
Winastuti Nurlitasari, S.P., serta PPL Bener lainnya.
Acara diawali dengan sesi halal bihalal
yang dibuka oleh Ketua KWT Kenanga, Munawaroh. Dalam sambutannya, Munawaroh
menyampaikan inti dari halal bihalal, yaitu saling memaafkan sebagai wujud
mempererat tali silaturahmi antar anggota kelompok dan penyuluh. Tradisi ini
telah menjadi agenda rutin tahunan KWT Kenanga yang selalu dinantikan untuk
memperkuat kebersamaan.
Selanjutnya, PPL Desa Sendangsari,
Annisa, menegaskan pentingnya saling memaafkan, terutama dalam momentum
kebersamaan seperti ini, sebagai fondasi utama dalam membangun harmoni dan
solidaritas antar anggota kelompok. Menurutnya, dengan hati yang lapang dan
saling pengertian, kerja sama dalam kelompok akan semakin kuat. Annisa juga
memberikan motivasi kepada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) agar senantiasa
menjaga kekompakan, saling mendukung, serta tidak mudah menyerah dalam
menghadapi tantangan. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus aktif dan
berperan dalam setiap kegiatan, karena keberhasilan kelompok sangat bergantung
pada semangat gotong royong. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menekankan
pentingnya keberlanjutan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), sebagai salah
satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Ia
berharap, program ini tidak hanya berhenti sebagai kegiatan sementara,
melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat jangka
panjang bagi masyarakat, baik dari segi ekonomi, lingkungan, maupun kemandirian
pangan rumah tangga.
Koordinator BPP Bener, Kurniasih Dwi
Kusuma Wardhani, juga turut memberikan pandangannya dalam kesempatan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran aktif anggota Kelompok
Wanita Tani (KWT) Kenanga dalam menjalankan program Pekarangan Pangan Lestari
(P2L). Menurutnya, KWT Kenanga telah dikenal sebagai kelompok yang konsisten
dan berdedikasi dalam mengelola program P2L secara berkelanjutan. “KWT Kenanga
sudah memiliki nama sebagai kelompok yang konsisten mengelola P2L dengan baik.
Keaktifan kelompok ini terlihat dari pembagian hasil panen P2L kepada warga
yang memiliki balita stunting dan penyediaan aneka olahan pangan maupun bibit
sayuran saat mengikuti bazar di Kecamatan Bener,” ujarnya, menyoroti kontribusi
nyata kelompok tersebut dalam berbagai kegiatan desa maupun kecamatan.
Kurniasih juga menekankan bahwa keberhasilan program P2L tidak hanya bergantung
pada dukungan dari pihak luar, tetapi sangat ditentukan oleh komitmen internal
dan kekompakan seluruh anggota kelompok. Ia mendorong agar semangat kolaborasi
dan inovasi terus dijaga, sehingga P2L tidak hanya menjadi program jangka
pendek, tetapi juga menjadi gaya hidup dan budaya baru dalam menjaga ketahanan
pangan keluarga. Ia berharap, keberhasilan KWT Kenanga bisa menjadi inspirasi
bagi kelompok-kelompok lain di wilayah Bener untuk mengembangkan program
serupa.
Pertemuan ini ditutup dengan makan
bersama dan ramah tamah antar anggota kelompok dan PPL Kecamatan Bener. Besar
harapan agar KWT Kenanga dapat terus maju dan eksis sebagai kelompok yang
memberikan dampak positif, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan di Desa
Sendangsari. Semangat kebersamaan dan motivasi yang terbangun diharapkan
menjadi bekal untuk langkah lebih baik ke depannya. (Annisa Winastuti
Nurlitasari, S.P_BPP Bener)






