- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Peringatan Hari Rabiez Sedunia, DKPP Purworejo adakan Vaksin Rabiez Gratis

Dunia kesehatan hewan mengenal adanya Global Elimination of Dog Mediated Human Rabies by 2030. Suatu kesepakatan dari tiga organisasi internasional yaitu WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), OIE (Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan), dan FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian). Komitmen ini dicanangkan di Jenewa pada tahun 2015 dengan tujuan agar dunia bebas dari penyakit rabies di tahun 2030.
Salah satu upaya memberi semangat dan motivasi untuk mewujudkan dunia bebas rabies pada tahun 2030 adalah peringatan WRD (World Rabies Day) setiap tanggal 28 September. Peringatan Hari Rabies Sedunia diinisiasi oleh para ahli rabies sedunia yang membentuk organisasi bernama Alliance for Rabies (ARC) pada tahun 2006. Organisasi untuk memberantas penyakit rabies. Kemudian juga berdiri The Global Alliance for Rabies Control. Organisasi nonprofit yang mewadahi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari sektor swasta dan pemerintah untuk bersama-sama menangani rabies.
Pada 28 September 2007, diadakanlah Peringatan Hari Rabies Sedunia untuk pertama kalinya. Dipilihnya tanggal 28 September dimaksudkan untuk mengenang hari kematian Louis Pasteur (28 September 1895). Seorang ahli mikrobiologi asal Prancis, yang bersama rekannya Emile Roux merupakan orang pertama yang mengembangkan vaksin rabies dan mengaplikasikannya pada manusia pada tahun 1885. Kegiatan ini kemudian didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan (OIE), dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). Dan Aliansi Global untuk Pengendalian Rabies / Global Alliance for Rabies Control (GARC) lah yang kemudian menjadi koordinator penyelenggaraan Hari Rabies Sedunia.
Tema Hari Rabies Sedunia tahun 2022 yaitu ONE HEALTH ZERO DEATH. Konsep One Health adalah suatu upaya kolaboratif dari berbagai sektor, utamanya kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global untuk mencapai kesehatan yang optimal. Pengendalian penyakit zoonosis dalam hal ini Rabies memerlukan kolaborasi multisektor. Tidak hanya terbatas pada kesehatan dan pertanian, tetapi juga dengan kehutanan, lingkungan dan pendidikan. Mulai dari pengawasan terintegrasi pada manusia dan hewan untuk mengatasi kejadian Avian Influenza, Rabies, dan kasus atau wabah Anthrax; penyelidikan epidemiologi wabah pada manusia dan epidemi pada hewan yang terintegrasi; pelatihan terintegrasi untuk sumber daya kesehatan dan pertanian tentang manajemen kasus gigitan hewan dan pengawasannya. Penanggulangan Rabies dengan konsep One Health maka diharapkan tidak ada kematian akibat penyakit rabies (Zero Death).
Dalam rangka memperingati hari rabies sedunia atau yang biasa dikenal dengan World Rabies Day (WRD), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo mengadakan vaksinasi gratis untuk Hewan Pembawa Rabies seperti anjing, kucing, kera dan otter pada tanggal 04 Oktober 2022 kemarin. Hewan yang sudah di vaksinasi rabies berjumlah 69 ekor kucing dan 5 ekor anjing.
Pandemi Covid 19 telah memberikan tantangan baru terhadap upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit rabies. Baik dalam hal penganggaran maupun dalam penerapan protokol pencegahan pandemi COVID-19 yang merupakan tantangan tersendiri bagi para petugas dalam melakukan penanggulangan rabies di lapangan. Pandemi COVID-19 juga telah menimbulkan banyak keraguan dan kesalahpahaman tentang penyakit, cara penyebarannya dan tentang vaksinasi secara umum. Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) akan menghindarkan masyarakat dari disinformasi tentang Rabies.
Peringatan Hari Rabies Sedunia ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi semua pihak untuk semakin bersemangat dalam pencegahan dan penanggulangan Rabies di tengah situasi pandemi COVID -19.
By. DEVA






