*PERBANYAKAN TRICHODERMA MELALUI SEKOLAH LAPANG AGENSI HAYATI DI KELOMPOK TANI SIDO MAJU DESA JOGORESAN KECAMATAN PURWODADI

By DINPPKP 18 Mei 2025, 19:52:34 WIB Penyuluhan
*PERBANYAKAN TRICHODERMA MELALUI SEKOLAH LAPANG AGENSI HAYATI DI  KELOMPOK TANI SIDO MAJU DESA JOGORESAN KECAMATAN PURWODADI

*PERBANYAKAN TRICHODERMA MELALUI SEKOLAH LAPANG AGENSI HAYATI DI

KELOMPOK TANI SIDO MAJU DESA JOGORESAN KECAMATAN PURWODADI*

Sekolah Lapang (SL) merupakan metode pembelajaran bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam mengelola usaha taninya. 

        DKPP Kabupaten Purworejo bersama BPP Kecamatan Purwodadi menyelenggarakan Sekolah Lapang (SL) Agensi Hayati untuk komoditas Cabe di Kelompok Tani Sido Maju Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo selama 2 hari yaitu tanggal 14 dan 16 Mei 2025. Peserta yang mengikuti kegiatan SL adalah petani cabai dari Kelompok Tani yang ada di Desa Jogoresan berjumlah 12 orang. 

Pada SL hari pertama hari Rabu tanggal 14 Mei 2025 hadir dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bapak Muh Muslih, S.P. M.M. dari Bidang Sarana dan Perlindungan Tanaman. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Lapang (SL) Agensi Hayati merupakan kegiatan mengenai budidaya tanaman cabai, OPT yang menyerang dan cara pengendaliannya. Untuk Pengendalian menggunakan Agens Hayati berupa Trichoderma. Dalam kegiatan ini nantinya petani akan mempelajari cara perbanyakan agensi hayati Trichoderma. Petani akan memperoleh fasilitas selama SL berupa konsumsi, ATK dan Bahan praktek perbanyakan Trichoderma. SL ini juga dihadiri oleh Koodinator BPP Kecamatan Purwodadi, dalam sambutannya yang sekaligus juga membuka SL menyampaikan bahwa dengan adanya SL ini diharapkan petani cabai dapat meningkat pengetahuan, sikap dan ketrampilannya dalam budidaya cabe terutama mengenai OPT yang menyerang tanaman cabe dan cara pengendaliannya. Diharapkan dengan SL ini bisa berlanjut dan berkesinambungan ke depannya, tidak hanya pada saat SL berlangsung saja. 

Sekolah Lapang Agensi Hayati ini mendatangkan narasumber dari LPHP Temanggung, Bapak Miftahudin. Materi yang disampaikan yaitu mengenai budidaya tanaman cabai, OPT utama yang menyerang dan cara pengendaliannya. Pengendalian yang dianjurkan yaitu menggunakan agensi hayati. Disampaikan agensi hayati yang digunakan adalah trichoderma dan PGPR. Dalam kegiatan tersebut disampaikan teori cara perbanyakan trichoderma yang selanjutnya akan dilakukan praktek perbanyakan Trichoderma. 

        SL hari ke 2 pada hari Jumat tanggal 16 Mei 2025 dilakukan praktek perbanyakan Trichoderma yang dipandu oleh POPT Kabupaten Purworejo. Semua peserta sangat antusias dalam mengikuti praktek perbanyakan Trichoderma. Media yang digunakan untuk perbanyakan adalah media jagung giling yang sebelumnya dicuci,dikukus dan dibungkus plastik. Setelah media jagung dingin dimasukkan isolat Trichoderma dalam kondisi steril,dan didiamkan dalam tempat tertutup selama 2 Minggu. Setelah jadi bisa diaplikasikan ke tanaman cabai. Sebagai RTL dari SL ini akan dilakukan gerdal untuk aplikasi agensi hayati Trichoderma yang dipraktekkan.

Dengan kegiatan SL Agensi Hayati ini petani bisa menambah wawasan mengenai OPT cabai dan pengendaliannya serta cara perbanyakan Agensi Hayati sehingga budidaya cabai dapat berhasil dan dapat meningkatkan provitas serta pendapatan petani cabai. 

(Nani Haryani Setianingrum, S.P. - PPL BPP Purwodadi)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung