- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Penyuluh Pertanian Dampingi Kelompok Tani \"Putra Tani\" Pasca Panen Tembakau, Jaga Kualitas Hasil Panen
Penyuluh Pertanian Dampingi Kelompok Tani "Putra Tani" Pasca Panen Tembakau, Jaga Kualitas Hasil Panen
Di tengah cuaca yang tak menentu, peran penyuluh pertanian menjadi sangat krusial, terutama dalam menjaga kualitas komoditas pertanian yang sensitif terhadap kelembaban. Pada tanggal 9 September 2025 bertempat di Desa Ganggeng, Kecamatan Purworejo, Purworejo, penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo secara intensif mendampingi Kelompok Tani "Berkah Tani" dalam proses penjemuran tembakau.
Proses penjemuran tembakau sangat menentukan kualitas akhir produk, yang pada gilirannya akan mempengaruhi harga jual. Curah hujan yang tidak terduga, meski di musim kemarau, bisa merusak hasil panen jika petani tidak sigap. Untuk itulah, kehadiran penyuluh pertanian sangat dibutuhkan. "Kami hadir di sini untuk memastikan proses penjemuran berjalan optimal," kata Ibu Woro Koordinator PPL Kecamatan Purworejo. "Kami memberikan edukasi tentang bagaimana memanfaatkan cuaca, kapan waktu terbaik untuk menjemur, dan bagaimana cara menyimpan tembakau jika tiba-tiba hujan. Hal ini penting untuk mencegah tembakau berjamur dan kehilangan kualitasnya."
Ketua Kelompok Tani "Putra Tani," Bapak Slamet, mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan ini. "Kami sangat terbantu. Dulu, kami sering panik kalau tiba-tiba mendung. Sekarang, dengan arahan dari penyuluh, kami lebih siap dan tahu langkah yang harus diambil. Kualitas tembakau kami pun jadi lebih baik dan harganya lebih stabil. Pendampingan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
Woro menambahkan penjemuran tembakau menggunakan sinar matahari merupakan cara tradisional dan hemat biaya, tembakau yang sudah dipanen dan dibuang tulang daunnya kemudian dirajang dan dijemur langsung di bawah sinar matahari terbuka. Keuntungan menggunakna metode ini adalah prosesnya lamai dan menghasilkan tembakau dengan warna coklat terang, kandungan gula tinggi serta rasa yang manis dan ringan. Kelemahannya proses sangat bergantung cuaca, jika cuaca kurang mendukung maka bisa mempengaruhi kualitas tembakau. “Dengan sinergi antara petani dan penyuluh, diharapkan kualitas hasil panen di Purworejo dapat terus terjaga, meningkatkan pendapatan petani, dan menggerakkan roda ekonomi desa. Meskipun sederhana, kegiatan pendampingan penjemuran tembakau ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan petani, memastikan setiap tahapan produksi dilakukan dengan standar terbaik”,pungkasnya.
Disusun Oleh : Bakti Woro Haryanti, SP
PPL Kec Purworejo






