Penyuluh Pertanian BPP Purworejo Dampingi Serap Gabah Bulog, Petani Tersenyum Lebar

By DINPPKP 28 Apr 2025, 08:20:46 WIB Penyuluhan
Penyuluh Pertanian BPP Purworejo Dampingi Serap Gabah Bulog, Petani Tersenyum Lebar

Penyuluh Pertanian BPP Purworejo Dampingi Serap Gabah Bulog, Petani Tersenyum Lebar


PURWOREJO - Kabar gembira menghampiri para petani di Kecamatan Purworejo. Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Purworejo aktif mendampingi program serap gabah Perum Bulog, memastikan kelompok-kelompok tani di wilayah tersebut dapat menjual hasil panennya dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Sejak beberapa waktu terakhir, para penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Purworejo terjun langsung ke lapangan, berkoordinasi dengan kelompok tani. Mereka memberikan pendampingan teknis terkait proses panen dan pasca panen agar kualitas gabah memenuhi standar Bulog. Selain itu, para penyuluh juga menjembatani komunikasi antara petani dengan pihak Bulog, memastikan proses penjualan berjalan lancar dan transparan.

"Kami sangat mengapresiasi peran aktif para penyuluh pertanian BPP Purworejo," ujar Bapak Yanu Arifin, Ketua Kelompok Tani "Sido Maju I" Kelurahan Mranti. "Dengan pendampingan mereka, kami tidak perlu khawatir lagi dengan harga jual gabah saat panen raya. Bulog hadir dan membeli dengan harga yang layak, sesuai dengan HPP yang ditetapkan pemerintah", tambahnya.

Koordinator PPL Kecamatan Purworejo, Bakti Woro Haryanti, menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan wujud komitmen BPP dalam mendukung kesejahteraan petani. "Kami berupaya maksimal agar program serap gabah Bulog ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Selain membantu penjualan, kami juga terus memberikan edukasi dan pelatihan kepada petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen," tuturnya. Dirinya mencatat jumlah GKP (Gabah Kering Panen) yang berhasil diserap dari Kecamatan Purworejo mencapai lebih dari 100 ton untuk periode Februari – April 2025 ini. “BPP Kecamatan Purworejo mencatat penyerapan gabah petani yang signifikan dalam periode Februari hingga April 2025 dengan total gabah yang berhasil diserap dari petani di wilayah Kecamatan Purworejo mencapai lebih dari 100 ton”imbuhnya.

Lebih lanjut Woro menambahkan program serap gabah Bulog ini diharapkan dapat menstabilkan harga gabah di tingkat petani, terutama saat panen raya tiba. “Dengan adanya kepastian harga, petani dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan produksi dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Sinergi antara BPP, kelompok tani, dan Bulog di Kecamatan Purworejo ini menjadi contoh positif upaya pemerintah dalam melindungi dan memberdayakan petani” lanjutnya.

Kepala Gudang Butuh Erdianto menyampaikan apresiasinya kepada para petani di Kecamatan Purworejo atas partisipasinya dalam menjaga stabilitas pangan. "Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan petani Purworejo yang telah menyalurkan gabahnya ke Bulog. Penyerapan lebih dari 100 ton ini menunjukkan hasil panen yang baik dan juga sinergi yang positif antara Bulog dan petani," ujarnya.

Melalui kerja keras dan kolaborasi yang erat dengan petani dan Bulog, penyuluh pertanian BPP menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh. Mereka tidak hanya membantu menyerap gabah, tetapi juga menanamkan harapan dan kemandirian pada setiap petani, memastikan lumbung pangan Indonesia tetap terisi dan masa depan pertanian yang lebih cerah.

Pada kesempatan lain, Maryanto selaku anggota Kelompok Tani Maju Jaya yang juga selalu rutin menyetorkan gabah ke Bulog menyampaikan sangat senang dan mendukung program ini dapat berjalan di tahun-tahun yang akan datang. "Alhamdulillah! Kami benar-benar bersyukur dengan adanya program Bulog ini. Dulu, saat panen raya tiba, kami selalu was-was harga gabah anjlok. Tengkulak datang menawar seenaknya. Sekarang, dengan Bulog hadir langsung membeli dengan harga yang pantas, hati kami tenang. Hasil panen jerih payah kami dihargai sesuai dengan HPP pemerintah. Ini benar-benar membantu perekonomian kami, keluarga petani kecil seperti kami bisa tersenyum lebar!", tuturnya.

Harapan yang sama juga disampaikan David, petani dari Desa Ganggeng yang ikut serta dalam program serap gabah Bulog di Kecamatan Purworejo. "Program serap gabah Bulog ini memberikan kepastian bagi kami, para petani. Kami jadi lebih semangat untuk bertani karena tahu hasil panen kami akan dibeli dengan harga yang adil. Tidak ada lagi permainan harga yang merugikan kami. Kami berharap program ini tidak hanya sementara, tetapi menjadi program berkelanjutan yang terus mendukung kami dalam menjaga ketahanan pangan bangsa”, imbuhnya.

DISUSUN OLEH :

BAKTI WORO HARYANTI, SP

PPL KECAMATAN PURWOREJO

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung