PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI RAMAH LINGKUNGAN KELOMPOK TANI TANI SEMI

By DINPPKP 29 Agu 2024, 11:29:53 WIB Penyuluhan
PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI RAMAH LINGKUNGAN  KELOMPOK TANI TANI SEMI

PENGENDALI HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI RAMAH LINGKUNGAN

KELOMPOK TANI TANI SEMI

    


Serangan hama dan penyakit merupakan salah satu faktor penghambat dalam budidaya tanaman padi untuk menghasilkan produksi optimal. Oleh karena itu pengendalian hama dan penyakit perlu dilakukan untuk meminimalkan  risiko kerugian ekonomi, kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan manusia.

Hama pada tanaman padi yang sering menyerang yaitu hama walangsangit, wereng batang coklat, serta penggerek batang merupakan kelas insekta (serangga) sedangkan penyakit yang dapat menurunkan produksi diantaranya penyakit hawar daun bakteri (kresek) dan blas yang disebabkan oleh jamur (fungi). Hama walang sangit dan penggerek batang padi (beluk) merupakan hama yang mengancam produksi padi. Serangannya terjadi saat bulir padi memasuki fase matang susu, di mana walang sangit menghisap cairan bulir padi, menyebabkan bulir tersebut menjadi hampa. Sama halnya dengan hama walang sangit, hama penggerek batang padi juga menyerang malai dan menyebabkan bulir hampa. WBC adalah hama yang menyerang tanaman padi yang menyerang pada pangkal batang dengan menghisap cairan tanaman dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada hasil panen. Hama ini menyerang batang padi dan menghisap cairannya, sehingga tanaman menjadi layu bahkan  mati. WBC dapat menyerang semua tahapan pertumbuhan tanaman mulai dari persemaian sampai waktu panen.

Populasi hama insekta yang belum melewati ambang ekonomi tetap membuat petani khawatir sehingga penyuluh pertanian dan POPT berinisiatif melakukan langkah pengendalian secara preventif dengan cara Pengendalian ramah lingkungan dengan menggunakan Biopestisida . Biopestisida terdiri dari Pestisida organic yang digunakan yaitu Pestor, BT Plus dan Metarizep, sedangkan biofungisida /bakterisida yang digunakan adalah Pimadeco.

Kegiatan pengendalian ramah lingkungan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Tani Semi Desa Gintungan sebanyak 2 kali. Gerakan penyemprotan pestisida yang pertama dilakukan pada hari kamis 15 Agustus 2024 dan penyemprotan kedua pada hari Kamis, tanggal 22 Agustus 2024. Dalam kegiatan tersebut, hadir Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Gebang, Penyuluh Pertanian, dan Petugas Pengamat OPT (POPT) Kecamatan Gebang.  Anggota kelompok tani sangat antusias dalam melaksanakan penyemprotan biopestisida ini, terbukti dengan bertambahnya jumlah kehadiran anggota kelompok tani yang hadir. Tujuan dari gerakan preventif ini adalah untuk mencegah serangan hama dan penyakit pada tanaman padi sehingga diharapkan serangan bisa dikendalikan dan petani dapat panen dengan produksi yang optimal. Gerakan pengendalian ini dilakukan sebagai aplikasi dari bantuan pemerintah melalui Dirjen Perlintan Tanaman Pangan Kementan terkait adanya usulan  uji pH Rendah dari lahan kelompok tani.

Siswo Sugiarto , ketua kelompok tani Tani Semi Desa Gintungan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, serta BPP Kecamatan Gebang atas fasilitasi dan pendampingan dalam kegiatan gerakan pengendalian ini. Dengan adanya kegiatan penyemprotan  massal pestisida/insektisida organic dan biofungisida sangat banyak manfaatnya bagi kelompok tani. Diantaranya pencegahan atau pengendalian serangan hama dan penyakit lebih dini , juga bantuan ini dapat tersalurkan dan dimanfaatkan secara merata oleh seluruh anggota poktan selain itu menjadi penyemangat agar anggota kelompok tani mau berproduksi secara mandiri untuk membuat pestisida organic dengan bahan aktif eugenol. Hal itu juga diperkuat dengan adanya pernyataan dari petani anggota kelompok ,setelah mengamati tanaman padi pasca penyemprotan pertama, Petani mengatakan bahwa Serangan hama walangsangit berkurang dan pertumbuhan tanaman padi lebih subur.

Diharapkan dengan kegiatan pengendalian ramah lingkungan ini dapat berlanjut sehingga adanya peningkatan sikap, perilaku dan keterampilan petani terhadap pengendalian hama secara terpadu, serta kelestarian lingkungan tetap terjaga.

 

PPL Wibi Desa Gintungan

Fajar Afriyati, S.P.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung