Pengamatan OPT, Jamur Entomopatogen pada walang sangit yang sudah mati setelah dilakukan gerdal.

Breaking News
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Pengamatan OPT, Jamur Entomopatogen pada walang sangit yang sudah mati setelah dilakukan gerdal.

Kegiatan, Senin 29 Maret 2021
Pengamatan OPT, Jamur Entomopatogen pada walang sangit yang sudah mati setelah dilakukan gerdal.
Populasi walang sangit sudah banyak berkurang, namun belum banyak yang terparasit jamur. Jamur pada walang sangit akan muncul 7-10 hari setelah penyemprotan.
Hari ini tepat 6 hari setelah penyemprotan, dan Walangsangit terparasit jamur entomopatogen sudah dapat dideteksi.
(Zayinhida Rahman PPL Kutoarjo, bersama rekan POPT Kutoarjo Ruth NL, dan PPL Wibi Desa Karangrejo Hermawan)






