- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Pelatihan Literasi Edukasi Keuangan (PLEK) Bagi Pengurus dan Anggota Kelompok Tani IPDMIP Desa Tepus Kulon, Kutoarjo

Pelatihan Literasi Edukasi Keuangan (PLEK) Bagi Pengurus dan Anggota Kelompok Tani IPDMIP Desa Tepus Kulon Kecamatan Kutoarjo
Pertemuan Pelatihan Literasi Edukasi Keuangan (PLEK) di Balai Desa Tepus Kulon Kecamatan Kutoarjo (Rabu/21 September 2022) dihadiri oleh Tim dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Jawa Timur yang diwakili oleh Bapak Wiwit, PPL Kecamatan Kutoarjo, 25 pasang suami istri dari Desa Tepus Kulon dan 25 pasang suami istri dari Desa Tepus Wetan. Pelatihan dibuka oleh Bapak Wiwit dari BBPP Batu dan dimulai dari jam 08.00 s/d 13.00 WIB. Penyampaian Materi Pertemuan PLEK dengan judul Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga disampaikan oleh fasilitator Bapak Hermawan, SP PPL Kecamatan Kutoarjo. Setelah berlatih diharapkan peserta dapat mengelola keuangan rumah tangga dengan baik dan benar. Indikator hasil belajar antara lain peserta dapat mengelola tabungan, pendapatan dari kegiatan usahatani atau dari kegiatan lainnya, menyusun anggaran pengeluaran terutama anggaran untuk konsumsi pangan rumah tangga yang sesuai dengan kebutuhan gizi, membandingkan antara realisasi biaya atas anggaran perencanaan yang telah disusun.
Petani diharapkan mampu mengelola segala yang terkait dengan keuangan rumah tangga agar dapat mewujudkan rencana-rencana atau tujuan yang ingin dicapai keluarga. Pencatatan keuangan rumah tangga bertujuan untuk menilai situasi keuangan rumah tangga secara keseluruhan, mengidentifikasi kegiatan yang memungkinkan dilakukan penghematan, menyiapkan anggaran rumah tangga untuk tahun berikutnya, dan membandingkan angka realisasi dengan perencanaan dan menarik kesimpulan sebagai dasar penyusunan perencanaan tahun berikutnya.
Ciri pola hidup surplus yaitu pengeluaran lebih kecil daripada pemasukan, menabung. Kunci pola hidup surplus antara lain kenali dan rencanakan keuangan sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan, rencanakan keuangan sesuai dengan kemampuan, setiap pemasukan dan pengeluaran dibiasakan untuk dicatat, buat catatan terpisah antara keuangan keluarga dan usaha, biasakan menabung, dan investasi untuk tabungan masa depan.
(Pengirim : Reny Marlina Yushanita, SP PPL Kecamatan Kutoarjo)






