- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
PELATIHAN GEOSPASIAL BAGI PETANI MILENIAL KECAMATAN BAGELEN
PELATIHAN GEOSPASIAL BAGI PETANI MILENIAL KECAMATAN BAGELEN
Indonesia adalah negara agraris dimana sektor pertanian memegang perananan penting untuk menyokong perekonomian negara. Selain menyokong perekonomian negara, sektor pertanian juga mempunyai peranan penting untuk mendukung program lumbung pangan yang mulai digalakkan oleh pemerintah. Manajemen pengelolaan yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan agar program lumbung pangan tersebut bisa terwujud sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Sistem Informasi Geografis adalah sistem berbasis komputer yang bisa digunakan untuk membantu melakukan manajemen pengelolaan tersebut. Namun demikian, tidak sedikit dari pemerintah desa dan petani, sebagai eksekutor program di lapangan, yang kurang memahami bagaimana cara membangun dan memanfaatkan sistem tersebut secara optimal.
Geospasial atau Ruang Kebumian adalah aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu. Identifikasi dan pemetaan lahan, secara umum, bertujuan untuk inventarisasi data dan informasi dalam rangka memahami karakteristik lahan pertanian baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Setelah data dan informasi diperoleh maka dapat digunakan lebih lanjut dalam menentukan komoditas yang akan ditanam, strategi-strategi pengembangan lahan pertanian, prasarana dan sarana pendukung dan kebijkan-kebijakan yang menunjang kegiatan tersebut.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bagelen mengadakan Pelatihan Geospasial Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2023 pada Hari Rabu Tanggal 2 Agustus 2023 yang diselenggarakan di Gedung Gapoktan Sari Makmur Desa Somorejo dan diikuti oleh 30 petani dari 17 desa yang ada di Kecamatan Bagelen. Sebagian dari peserta merupakan petani milenial, diharapkan petani milenial lebih mudah memahami materi yang disampaikan berkaitan dengan aplikasi Fields Area Measure. Aplikasi ini tersedia dan dapat diunduh pada smartphone Android maupun iOS. GPS Fields Area Measure bisa digunakan untuk mengetahui jarak, mengukur luas, pengelolaan area dan perimeter. Hasil perhitungan luas tanah akan ditampilkan secara otomatis oleh aplikasi ini, petani hanya perlu menunjukkan area yang ingin dihitung. Seluruh peserta petani milenial antusias dalam mengikuti pelatihan dan petani memperoleh tambahan pengetahuan tentang cara mengukur jarak, menentukan titik suatu lokasi dan menghitung luas lahan.






