- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PANEN PADI GOGO DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KODIM 0708/PURWOREJO TA.2025

PANEN PADI GOGO
DALAM RANGKA MENDUKUNG KETAHANAN
PANGAN KODIM 0708/PURWOREJO TA.2025
Grabag, Komandan Kodim 0708
Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I., memimpin panen raya padi gogo
di lahan milik TNI yang berlokasi di Desa Ketawangrejo, Kecamatan Grabag,
Kabupaten Purworejo pada Selasa, 11 Maret 2025.
Kegiatan panen padi ini dihadiri
oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purworejo (Hadi Sadsila, S.P., M.M.,) LO
Bulog Kol Laut (Purn) (Sapto Ongko), Kepala Gudang Bulog Purworejo (Erdiyanto)
Pasi Ter Dim 0708/Pwr (Kapten R. Djarot
Sunarto), Forkopimcam Grabag, PPL Kecamatan Grabag, Pemerintahan Desa dan
kelompok tani setempat.
Acara panen raya ini dibuka
dengan ucapan selamat datang dari kepala desa Ketawangrejo, disusul sambutan
oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Hadi
Sadsila, SP, MM. Dalam sambutannya beliau mengapresiasi berbagai stakeholder
yang saat ini bergerak bersama mendorong terwujudnya ketahanan pangan terutama
dari TNI (Koramil Grabag) yang melakukan demplot pengembangan padi di lahan
kering.
‘’Keberhasilan ini, dimulai dari
beberapa waktu yang lalu dilakukan tanam bersama, pada hari ini dapat dilakukan
panen bersama. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi contoh untuk pengembangan
lahan kering lainnya terutama yang ada di wilayah pesisir pantai sepanjang
Wonoboyo hingga Ukir Sari.’’ Ungkapnya
Sebelumnya lahan milik TNI ini
ditanamani ubi kayu, namun mulai musim ini demi mendukung ketahanan pangan
sesuai dengan program pemerintah, lahan kering dengan luasan sekitar 0.5 ha
tersebut ditanami padi gogo varietas mapan P-05. Estimasi produktivitas hasil
ubinan ini diperkirakan mencapai 2 hingga 3 ton/ha. Selanjutnya hasil panen
petani akan diserap oleh BULOG dengan harga Rp. 6500/kg.
Dalam sambutan nya, Letkol Inf
Imam Purwoko menyampaikan apresiasi terhadap suksesnya optimalisasi lahan
kering kering ini karena lahan yang tadinya kurang dimanfaatkan secara optimal
ternyata dapat membuahkan hasil berkat kerja keras kita semua.
“Hari ini merupakan momen yang
sangat membanggakan. Panen Padi Gogo bukan hanya hasil dari kerja keras para
petani, tetapi juga bukti keberhasilan kita semua dalam mengoptimalkan
pertanian lahan kering,” ungkapnya.
Dandim juga menegaskan bahwa
untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan TNI dalam mewujudkan
ketahanan pangan yang lebih baik, TNI mempunyai komitmen dan tanggung jawab
untuk terus mendampingi masyarakat terutama di bidang sektor pertanian.
Harapnnya produksi padi gogo di Kabupaten Purworejo semakin meningkat sehingga
dapat berkontribusi dalam kesejakteraan petani dan ketahanan
pangan nasional.






