- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Panen Melimpah di Gowong: Petani Raup Hasil Dua Kali Lipat dari Tahun Lalu

Panen Melimpah di Gowong: Petani Raup Hasil Dua Kali Lipat dari Tahun Lalu
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi, dan Pemerhati Pemberdayaan Petani
# CybersquadX BPP Bruno
# Bruno Gasspool on Fire
______________
Gowong, Bruno, Minggu 13 April 2025 — Kabar gembira datang dari hamparan sawah Desa Gowong. Musim panen padi MT1 tahun ini mencatatkan lonjakan hasil yang luar biasa. Berdasarkan pantauan lapangan dan wawancara dengan tiga kelompok tani yang berbeda, panen kali ini meningkat satu setengah hingga dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Meskipun belum menggunakan standar timbangan untuk mengetahui persis produktivitasnya, para petani menghitung hasil panen berdasarkan jumlah karung—cara yang masih tradisional, tapi tetap menggambarkan besarnya hasil.
Moh Fatah, Ketua Kelompok Tani Rukun Tani, menyebutkan bahwa satu kotak sawah yang baru saja selesai dipanen hari ini diluar dugaan mampu menghasilkan 30 karung gabah. “Terus terang baru kali ini bisa sampai mencapai segitu. Biasanya jauh di bawah,” ujarnya dengan wajah sumringah saat ditemui di lokasi panen.
Hal serupa disampaikan Munshorip, Ketua KT Suka Tani. Ia mencatat hasil panen 15 karung per kotak, naik drastis dari sebelumnya yang paling hanya 8 sampai 9 karung. Sementara Holib, Bendahara KT Sumber Rezeki, bahkan mencatatkan rekor pribadi dengan hasil 35 karung dari satu kotak sawah, padahal sebelumnya hanya maksimal 23 karung.
Fenomena panen melimpah ini disambut antusias oleh warga dan diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas tani ke depan. Meski cara penghitungan hasil panen masih konvensional, capaian ini menunjukkan semangat dan kerja keras petani di Desa Gowong patut diberikan apresiasi tinggi.
“Ini bukti bahwa petani bisa bangkit dan berdaya dengan potensi yang mereka miliki,” tutup Moh Fatah.






