Panen Kopi Robusta Petik Merah KT Mbangun Tani Desa Medono

By DINPPKP 13 Jun 2025, 11:03:38 WIB Penyuluhan

Panen Kopi Robusta Petik Merah

KT Mbangun Tani Desa Medono

 

Medono, 12 Juni 2025 – Bapak Slamet Merupakan salah satu petani Penggiat kopi yang mempelopori budi daya kopi Robusta secara intensif. Beliau merupakan anggota KT mbangun Tani yang sudah pernah mengikuti kegiatan sekolah lapang Kopi dari dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten purworejo dan mengaplikasikan dilahannya. Beliau sudah melakukan pemangkasan cabang dan melakukan sambung pucuk dan Panen petik merah.

Kopi Robusta merupakan jenis kopi yang tumbuh baik didataran rendah dengan ketinggian 100 – 600 mdpl, suhu udara ideal 21 -24 °C dan Curah hujan antara 1250 – 2500mm/tahun dan membutuhkan tanaman naungan untuk mlindungi tanaman kopi dari paparan sinar matahari langsung. Tanaman naungan yang digunakan oleh bapak slamet salah satunya pohon pisang yang dapat menyimpan air sehingga pada saat musim kemarau tanaman kopi tidak kekurangan air untuk pertumbuhannya.

Untuk petani kopi di sekitarnya beberapa masih membudidayakan tanaman kopi songgo langit/belum disambung yang pohonnya menjulang tinggi dan susah untuk melakukan pemanenan. Mereka masih melakukan petik kopi campur (hijau, kuning, merah) karena mereka tidak sabar menunggu merah karena desakan ekonomi yang tiudak bisa ditunda. Kopi merupakan salah satu hasil utama petani untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hari ini Kamis 12 Juni 2025 Bapak slamet bersama koordinator PPL dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Bener melakukan panen kopi petik merah. Kopi yang dipetik dipilih yang benar-benar Merah sehingga biji kopi yang dihasilkan merupakan biji kopi kualitas super. Setelah dipanen ceri kopi dijemur dan dilakukan sortasi sehingga benar-benar biji kopi pilihan yang dihasilkan. Untuk Penjemuran sudah dilakukan dengan menggunakan para-para, sehingga aroma kopi yang dihasilkan tidak terkontaminasi aroma yang ada disekitar karena sifat kopi menyerap aroma yang ada disekitarnya. Jika dijemur dibawah bila ada kotoran ayam, kucing disekitarnya akan terserap sehingga ketika diseduh akan menghasilkan aroma kotoran ayam ataupun kotoran kucing.

Selain petani kopi pak slamet juga melakukan usaha dibidang perkopian, beliau sebagai pengepul kopi hasil panen petani baik dalam bentuk ceri maupun berasan, juga jasa penggilingan kupas kulit, jasa rosting kopi dan juga sudah memproduksi bubuk kopi. Untuk pemasaran roasbean kualitas Grade A tidak mengalami masalah karena permintaannya cukup tinggi dari kafe yang ada dipurworejo dan jogja. Untuk kopi berasan yang panen campur dijual di Purworejo.

Beliau mulai mengajak petani disekitar untuk memanen kopi dengan petik merah untuk meningkatkan pendapatan petani, beliau siap menampung hasil panen dalam bentuk ceri maupun bersan dengan harga yang lebih tinggi untuk memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi. Untuk produk bubuk kopi dijual dengan kemasan dan sudah menggunakan merk Kopi Cemeng. Bagi petani yang akan menanam kopi, pak slamet  juga menyediakan  bibit kopi sambung pucuk yang dapat cepat berbuah.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung