- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Panen Kopi Robusta Petik Merah KT Mbangun Tani Desa Medono
Panen Kopi Robusta Petik Merah
KT Mbangun Tani Desa Medono
Medono, 12 Juni 2025 – Bapak Slamet Merupakan salah satu petani Penggiat
kopi yang mempelopori budi daya kopi Robusta secara intensif. Beliau merupakan
anggota KT mbangun Tani yang sudah pernah mengikuti kegiatan sekolah lapang
Kopi dari dinas ketahanan pangan dan pertanian Kabupaten purworejo dan
mengaplikasikan dilahannya. Beliau sudah melakukan pemangkasan cabang dan
melakukan sambung pucuk dan Panen petik merah.
Kopi Robusta merupakan jenis kopi yang tumbuh baik didataran rendah
dengan ketinggian 100 – 600 mdpl, suhu udara ideal 21 -24 °C dan Curah hujan
antara 1250 – 2500mm/tahun dan membutuhkan tanaman naungan untuk mlindungi
tanaman kopi dari paparan sinar matahari langsung. Tanaman naungan yang
digunakan oleh bapak slamet salah satunya pohon pisang yang dapat menyimpan air
sehingga pada saat musim kemarau tanaman kopi tidak kekurangan air untuk
pertumbuhannya.
Untuk petani kopi di sekitarnya beberapa masih membudidayakan tanaman
kopi songgo langit/belum disambung yang pohonnya menjulang tinggi dan susah
untuk melakukan pemanenan. Mereka masih melakukan petik kopi campur (hijau,
kuning, merah) karena mereka tidak sabar menunggu merah karena desakan ekonomi
yang tiudak bisa ditunda. Kopi merupakan salah satu hasil utama petani untuk
memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Hari ini Kamis 12 Juni 2025 Bapak slamet bersama koordinator PPL dan
Penyuluh Pertanian Kecamatan Bener melakukan panen kopi petik merah. Kopi yang
dipetik dipilih yang benar-benar Merah sehingga biji kopi yang dihasilkan
merupakan biji kopi kualitas super. Setelah dipanen ceri kopi dijemur dan
dilakukan sortasi sehingga benar-benar biji kopi pilihan yang dihasilkan. Untuk
Penjemuran sudah dilakukan dengan menggunakan para-para, sehingga aroma kopi
yang dihasilkan tidak terkontaminasi aroma yang ada disekitar karena sifat kopi
menyerap aroma yang ada disekitarnya. Jika dijemur dibawah bila ada kotoran
ayam, kucing disekitarnya akan terserap sehingga ketika diseduh akan
menghasilkan aroma kotoran ayam ataupun kotoran kucing.
Selain petani kopi pak slamet juga melakukan usaha dibidang perkopian,
beliau sebagai pengepul kopi hasil panen petani baik dalam bentuk ceri maupun
berasan, juga jasa penggilingan kupas kulit, jasa rosting kopi dan juga sudah
memproduksi bubuk kopi. Untuk pemasaran roasbean kualitas Grade A tidak
mengalami masalah karena permintaannya cukup tinggi dari kafe yang ada
dipurworejo dan jogja. Untuk kopi berasan yang panen campur dijual di
Purworejo.
Beliau mulai mengajak petani disekitar untuk memanen kopi dengan petik
merah untuk meningkatkan pendapatan petani, beliau siap menampung hasil panen
dalam bentuk ceri maupun bersan dengan harga yang lebih tinggi untuk memenuhi
permintaan pasar yang cukup tinggi. Untuk produk bubuk kopi dijual dengan
kemasan dan sudah menggunakan merk Kopi Cemeng. Bagi petani yang akan menanam
kopi, pak slamet juga menyediakan bibit kopi sambung pucuk yang dapat cepat
berbuah.






