Panen dan Ubinan di Desa Ketiwijayan: Kolaborasi Petani dan Penyuluh Pertanian Wujudkan Data Akurat Produktivitas Padi

By DINPPKP 18 Jul 2025, 10:34:49 WIB Penyuluhan
Panen dan Ubinan di Desa Ketiwijayan: Kolaborasi Petani dan Penyuluh Pertanian Wujudkan Data Akurat Produktivitas Padi

Panen dan Ubinan di Desa Ketiwijayan: Kolaborasi Petani dan Penyuluh Pertanian Wujudkan Data Akurat Produktivitas Padi

 

Pada musim panen ini, suasana di lahan persawahan Desa Ketiwijayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, terasa lebih hidup. Bukan sekadar panen biasa, kegiatan kali ini sekaligus menjadi momen penting pelaksanaan ubinan sebagai metode pengukuran hasil produksi padi. Kegiatan ini melibatkan langsung petani setempat bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.

Pelaksanaan ubinan dilakukan di lahan sawah milik salah satu petani aktif di Desa Ketiwijayan. Metode ubinan ini dilakukan dengan cara menentukan petak contoh berbentuk persegi berukuran 2,5 meter x 2,5 meter (luas 6,25 m²), yang dipilih secara acak dan mewakili kondisi pertanaman. Di lokasi tersebut, tanaman padi dipanen dan hasilnya ditimbang sebagai data produktivitas.

Dari hasil ubinan, diperoleh berat gabah panen sebesar 5,35 kilogram untuk luasan 6,25 meter persegi. Setelah dikonversikan ke satuan per hektar (10.000 m²), hasil ini menunjukkan angka 8,56 ton per hektar — capaian yang tergolong tinggi dan menjadi indikator positif bagi produktivitas padi di wilayah tersebut.

Angka ini bukan semata-mata hasil kebetulan, melainkan buah dari sinergi berbagai faktor:

· Pendampingan intensif oleh PPL, yang terus memberikan arahan teknis budidaya padi, mulai dari pengolahan lahan, pemilihan varietas unggul, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit.

· Penerapan teknologi budidaya, seperti penggunaan benih bermutu dan sistem tanam jajar legowo yang meningkatkan sirkulasi udara dan sinar matahari ke tanaman.

· Kesadaran dan semangat petani dalam mengikuti anjuran teknis serta manajemen pertanaman yang baik.

Kegiatan ubinan ini tidak hanya menjadi rutinitas monitoring, tetapi juga bagian dari pengumpulan data statistik pertanian yang penting bagi perencanaan ketahanan pangan, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga nasional. Dengan hasil ubinan yang akurat, data produktivitas padi dapat menjadi dasar pengambilan keputusan program pembangunan pertanian dan dukungan kebijakan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, terlihat jelas peran aktif PPL sebagai ujung tombak pendampingan dan pengawalan produksi pertanian di lapangan. Sinergi antara petani dan penyuluh menjadi kunci keberhasilan, tidak hanya dalam meningkatkan produksi, tetapi juga dalam membangun pertanian berbasis data yang kredibel.

Panen dengan hasil ubinan 8,56 ton/ha di Desa Ketiwijayan menjadi cerminan optimisme bahwa sektor pertanian, khususnya padi, di wilayah Bayan terus menunjukkan potensi positif dalam mendukung ketersediaan pangan daerah dan nasional.

 

BPP Bayan

Penyuluh Pertanian Bayan

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung