- Monitoring Ketersediaan Sembako Jelang Lebaran 2026
- DKPP Gelar Sosialisasi Tim Verval Pupuk Bersubsidi Tingkat Kecamatan
- DKPP Purworejo Imbau Masyarakat Waspada Flu Burung di Tengah Perubahan Cuaca
- PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN ASAL HEWAN (PAH) MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
- PARTISIPASI DKPP KABUPATEN PURWOREJO DALAM GERAKAN PANGAN MURAH SERENTAK SE-JATENG
- Pemeriksaan Bovine Ephemeral Fever Virus (BEF) pada Ternak Sapi Oleh Tim Medis Hewan DKPP
- Pelayanan Kesehatan Hewan di Bulan Ramadhan
- PENGAWASAN PEREDARAN HEWAN DAN PRODUK HEWAN DI PASAR
- Program Banter Melaju Mulai Disiapkan, CPCL Bantuan Kambing Jawa Randu Dilaksanakan di Desa Kemejing
- Pengawasan PPG Yayasan Pawon Biyung Poniman oleh Tim Kesmavet DKPP serta Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah
Padi Varietas INPARI 32 (Inbrida Padi Sawah Irigasi) Cocok untuk Bagelen

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting karena hingga saat ini beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia. Beras merupakan komoditas strategis di Indonesia karena beras mempunyai pengaruh yang besar terhadap kestabilan ekonomi dan politik. Penyediaan bibit yang berkualitas dari segi produktivitas yang tinggi merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam pengembangan pertanian terutama padi di masa depan. Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan.
Sebagai upaya mempertahankan swasembada pangan, Kementerian Pertanian memberikan bantuan benih padi Inpari 32 kepada petani di Kabupaten Purworejo. INPARI adalah singkatan dari Inbrida Padi Sawah Irigasi, merupakan padi inbrida yang ditanam dilahan sawah. Inbrida mempunyai arti varietas yang dikembangkan dari satu tanaman melalui penyerbukan sendiri sehingga memliki tingkat kemurnian atau homozigositas yang tinggi. Menurut Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, varietas Inpari 32 memiliki beberapa keunggulan seperti ketahanan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri Strain III, agak tahan terhadap Hawar Daun Bakteri Strain IV, tahan terhadap blas Ras 033, agak tahan terhadap Tungro, dan agak rentan terhadap Wereng Coklat Biotipe 1, 2, dan 3, serta rasa nasi pulen dengan kadar amilosa 21,8%.
Salah satu penerima bantuan benih padi yaitu Kelompok Tani Sida Urip Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, dimana kelompok tersebut menerima 1.850 kg benih padi Inpari 32. Benih padi mulai ditanam pada tanggal 2 April 2021 dan telah dipanen pada bulan Juni – Juli 2021. Kelompok tani Sida Urip memperoleh produktivitas sebesar 67 kwintal/hektar. Hari Rabu (15/12/2021) PPL Kecamatan Bagelen berkunjung ke rumah Ketua Poktan Sida Urip Desa Krendetan, Bapak Purwadi, terkait pelaporan bantuan benih padi Inpari 32. Menurut Ketua Poktan, terdapat kendala saat tanam pada MT 2 seperti terbatasnya ketersediaan air untuk budidaya. Namun, hal tersebut masih bisa diatasi dengan memanfaatkan air dari sumur bor yang dekat dengan lahan sawah.
by. Argista Oktania, PPL Kec.Bagelen.






