P2L Arum Sari Blimbing: Berkebun Bukan Sekadar Menanam, tapi Menata Masa Depan*

By DINPPKP 17 Mei 2025, 17:38:59 WIB Penyuluhan
P2L Arum Sari Blimbing: Berkebun Bukan Sekadar Menanam, tapi Menata Masa Depan*

*P2L Arum Sari Blimbing: Berkebun Bukan Sekadar Menanam, tapi Menata Masa Depan* 

______________

# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi dan Pemerhati Pemberdayaan Petani

# _CybersquadX_ BPP Bruno

# Bruno _Come Back on Fire_ 

______________

*Blimbing, Bruno, 17 Mei 2025__*  Semangat kemandirian pangan tumbuh subur dibawah tangan-tangan terampil para ibu rumah tangga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Arum Sari yang kini aktif menjalankan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Didampingi  Martina Dewi Kusumawati, S.P., KWT  ini membuktikan bahwa berkebun bukan hanya tentang tanah dan tanaman—tetapi tentang ketahanan pangan, kebersamaan, dan harapan masa depan.


Pagi ini suasana di kebun P2L Arum Sari terasa lebih semarak dari biasanya. Sejak pagi, para ibu-ibu anggota KWT sudah sibuk menjalankan tiga agenda utama: panen, perawatan bibit, dan pindah tanam. Hasil panen kali ini cukup melimpah—terong hijau, kacang panjang, dan sayuran lainnya tertata rapi di atas alas plastik siap dibawa pulang atau dijual untuk mendukung ekonomi keluarga.


Sementara itu di rumah bibit yang dirancang sederhana namun tetap fungsional ratusan bibit tumbuh sehat dalam tray semai. Perawatan intensif menjadi bagian penting dari proses, karena dari sinilah awal mula keberhasilan panen ditentukan. Di lahan yang lain beberapa anggota dengan tekun melakukan pindah tanam bibit ke bedengan yang telah ditutup mulsa plastik, lengkap dengan ajir bambu untuk tanaman merambat. Semua dilakukan dengan penuh semangat, tanpa mengeluh meski terik matahari mulai menyengat.


Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas pertanian. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata dari pemberdayaan perempuan desa melalui pertanian keluarga. P2L memberi ruang bagi ibu-ibu untuk berkontribusi dalam pemenuhan gizi keluarga, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat solidaritas sosial ditingkat akar rumput.


“Pekarangan bukan hanya tempat menjemur pakaian, tapi juga sumber kehidupan jika kita kelola dengan baik,” ujar Bu Martina sambil tersenyum ketika ditemui di lokasi kegiatan. Kata-kata itu terasa sederhana, tapi sarat dengan makna.


Dengan semangat gotong royong dan pendampingan teknis yang terus berjalan, P2L Arum Sari tak hanya menciptakan lahan hijau produktif, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian pangan keluarga dan desa. Harapannya, gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dilingkungan Kecamatan Bruno, bahkan di Kabupaten Purworejo.

______________





Berita Purworejo

Counter Pengunjung