- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Muhammadiyah Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Organik dan Tanam Aren

Muhammadiyah Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Organik dan Tanam Aren
Langkah Cerdas Muhammadiyah dalam Mencari Solusi Permasalahan Fundamental
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi dan Pemerhati Pertanian Berkelanjutan
______________
Purworejo, Minggu 20 April 2025 – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan berbasis lingkungan, Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPMLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo bekerja sama dengan Jama'ahTani Muhammadiyah (JATAM) menggelar sarasehan bertemakan "Sosialisasi Pertanian Organik" di Ruang Seminar Kampus Timur Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurworejo).
Acara ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Ir. Indah Prihartini, MP., IPU, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam paparannya, Prof. Indah menyampaikan urgensi pertanian organik sebagai solusi menghadapi krisis lingkungan dan ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa model pertanian ramah lingkungan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tani sekaligus menjaga ekosistem jangka panjang.
Sarasehan dihadiri oleh Koordinator dan parwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo. Dalam sambutannya Wakil Ketua PDM Bidang MPMLH Hadi Sadsila S.P, M.M., mengatakan bahwa "Kehadiran PPL dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam pendampingan dan pengembangan praktik pertanian organik di masyarakat".
Dalam rangka mendukung gerakan penghijauan dan pemberdayaan ekonomi berbasis lokal, panitia juga membagikan sebanyak 1.600 bibit pohon aren kepada 16 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Purworejo. Bibit tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke kelompok-kelompok JATAM di setiap kecamatan.
Ketua PDM Purworejo Drs. H. Pujiono menyampaikan bahwa pohon aren dipilih karena multifungsi dan bernilai ekonomi tinggi. “Kami ingin mendorong pemanfaatan aren sebagai sumber pangan, energi, dan konservasi. Ini langkah konkret Muhammadiyah dalam membumikan semangat Islam berkemajuan di bidang pertanian dan lingkungan,” ujarnya.






