- Halal bi Halal: Tradisi Bersilaturahmi dan Mempererat Persaudaraan
- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
Monitoring Kegiatan Bantuan Penanggulangan Kemiskinan Di Desa Puspo oleh Tim Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng

Monitoring Kegiatan Bantuan Penanggulangan Kemiskinan Di Desa Puspo oleh Tim Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng
Sejak pertama kalinya dilakukan pemberian stimulan bantuan untuk mengatasi kemiskinan di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di kabupaten Purworejo tepatnya di desa Puspo Kecamatan Bruno berupa bantuan ternak ayam kampung unggul sejumlah 5 ekor ayam betina dan 1 ekor ayam jantan beserta dengan kelengkapannya baik kandang, tempat minum, pakan, dan juga obat-obatan yang diberikan kepada 65 orang KPM (kelompok penerima manfaat) yang diterimakan pada tanggal 29 Mei 2023 kini telah mengalami perkembangan.
Menurut tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah yang melakukan monitoring sekaligus evaluasi kegiatan ini pada hari selasa (7/11) bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin melalui bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat. Alhamdulillah pemberian bantuan berupa ternak ayam kampung unggul dapat berkembang dimasyarakat. Dikatakan Rohman salah satu peternak yang menerima manfaat kegiatan ini mengatakan ayam kampung pemberian dinas ini cepat sekali berkembang, kemungkinan sejak awal sudah ada 70-90 ekor terlur yang dihasilkan dari 5 ekor indukan yang diterimanya, saya sampai kewalahan akunya.
Dari program ini masyarakat penerima manfaat dapat mengkonsumsi telur yang dihasilkan, menjual telur ayam ke warung atau pasar terdekat, mengolah telur manjadi bahan olahan lanjutan, namun ada juga yang mencoba untuk mengembangkannya dengan cara melakukan penetasan telur baik secara alami (mengerami) maupun dengan mesin tetas. Harga telur yang dijual secara butiran berkisar antara Rp. 1200 – 2000 per butir telur, hal ini cukup menggembirakan karena dapat meningkatkan pendapatan penerima manfaat. Harapan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah bantuan ini dapat berkembang dan lestari untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Amat Badarodin selaku kepala desa juga merasa senang, masyarakat desa puspo yang menerima bantuan ini dapat menjalankan program ini dengan baik dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
Pengirim : BPP Bruno






