- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Minim Fasilitas, Namun Berkualitas; Pertemuan KTNA Kecamatan Kaligesing

Minim Fasilitas, Namun Berkualitas; Pertemuan KTNA Kecamatan Kaligesing
__________________
# Tim Peliput
BPP Kecamatan Kaligesing
-------------
Kaligesing, 17 Juli 2025 – Walaupun dengan fasilitas yang "seadanya", BPP Kaligesing menginisiasi dan menyelenggarakan Pertemuan Rutin Selapanan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kaligesing pada bulan Juli 2025 ini. Biasanya, pertemuan rutin 3 bulan sekali ini diselenggarakan / difasilitasi oleh Gapoktan, dan dipergilirkan seluruh desa se-Kecamatan Kaligesing. Namun pada bulan ini, BPP Kaligesing berinisiatif untuk menjadi tuan rumah atau penyelenggara. Kendalanya adalah bahwa BPP Kaligesing sampai saat ini belum dilengkapi fasilitas aula untuk pertemuan. Oleh karena itu, kegiatan pertemuan KTNA ini diselenggarakan di rumah Koordinator BPP Kaligesing, Jarwani, S.ST.
Dengan posisi praktis ("nglemprak tur atis") dan berpayung langit (tanpa atap / tratag) anggota KTNA dan para hadirin duduk berdesakan namun tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Suasana yang sederhana dan minimnya fasilitas ini justru menciptakan nuansa akrab dan kekeluargaan. Petani bebas bercanda dan menyampaikan uneg-uneg mereka.
Andria Lestyanto, S.P, dalam sambutannya mewakili tuan rumah, menyampaikan bahwa KTNA adalah "kawah candradimuka" yakni tempat untuk menempa para petani dalam menimba ilmu tentang pertanian secara luas. Adapun Koordinator BPP, dalam sambutannya selaku pemateri, menyampaikan tentang perlunya berusaha tani dan memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya, dan bukan sekedar teori, dalam pertemuan ini sekaligus ada studi tiru lahan percontohan miliknya, yang ditanami kopi, mentimun dan komoditas produktif lain. Acara juga dilanjutkan dengan praktek sambung pucuk tanaman kopi, untuk belajar bersama petani membuat sendiri bibit untuk perkebunan kopi mereka.
Ketua KTNA Kecamatan Kaligesing, Saliyo, sangat bangga dan mengapresiasi pertemuan KTNA kali ini, bahwa ini adalah pertemuan yang sangat meriah, dan dengan hadirin jauh lebih banyak dari biasanya karena hadir lebih dari 60 orang. Beliua mengajak untuk ke depannya bisa lebih meningkat lagi dan menjaga kekompakan ini, demi kemajuan petani Kecamatan Kaligesing.
Selanjutnya, sesi diskusi sangat meriah karena ada 4 orang petani yang bertanya maupun menyampaikan ide-ide serta usulan mereka, terutama terkait budidaya kopi, paska panennya, maupun hingga ke persoalan pupuk bersubsidi. Semua ditanggapi dengan penjelasan sebaik-baiknya oleh PPL BPP Kaligesing, maupun umpan balik dari kelompok tani. Bahkan dalam pertemuan ini, petani banyak yang mengusulkan diadakannya studi banding KTNA ke Temanggung untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman usahatani maupun bisnis terkait komoditas kopi.
Pertemuan rutin KTNA ini memang menjadi wadah strategis untuk berbagi informasi seputar pertanian, perikanan, dan peternakan. Penyuluh pertanian dari BPP Kaligesing turut memberikan pendampingan aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka menyampaikan materi terkait teknologi pertanian terbaru, penguatan kelembagaan petani, hingga ide-ide cerdas dan aktual untuk menyiasati perkembangan zaman terkait dunia pertanian.






