- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
MENGGALI POTENSI KOPI LOKAL, PPL KECAMATAN PURWOREJO LAKUKAN CPCL SEKOLAH LAPANG DAN MONITORING TANAMAN KOPI

MENGGALI POTENSI KOPI LOKAL, PPL
KECAMATAN PURWOREJO LAKUKAN CPCL SEKOLAH LAPANG DAN MONITORING TANAMAN KOPI
Mentari
pagi menyambut hangat tim penyuluh pertanian Kecamatan Purworejo yang
bersemangat menuju Desa Sidomulyo. Tujuan kali ini adalah Kelompok Tani Sido
Makmur, Pak Tumingan, petani kopi yang gigih mengembangkan potensi lokal.
Agenda kunjungan hari ini cukup padat dan menarik, meliputi beberapa aspek
penting dalam pengembangan budidaya kopi.
Kegiatan
pertama yang dilakukan adalah CPCL sekolah lapang kopi tahun 2025. Para
penyuluh berdiskusi intens dengan Ketua Kelompok Tani mengenai tujuan, manfaat,
dan mekanisme pelaksanaan Sekolah Lapang. Antusiasme terpancar dari wajah Ketua
Kelompok yang menyadari pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan
dalam mengelola kebun kopi secara lebih modern dan berkelanjutan.
Pak
Tumingan selaku Ketua Kelompok Tani menyampaikan bahwa kegiatan budidaya kopi
sudah dilakukan secara turun temurun dengan menggunakan pupuk organik hasil
dari pemanfaatan kotoran ternak yang dimiliki dan sangat antusias dengan adanya
sekolah lapang kopi yang direncanakan dari Dinas Pertanian kabupaten Purworejo.
“Dengan adanya Sekolah lapang semoga dapat meningkatkan ilmu pengetahuan,
pengenalan teknologi budidaya, panen dan pasca panen kopi sampai ke pemasaran
dapat meningkat untuk menambah kesejahteraan bagi petani kopi Desa Sidomulyo”,
tambahnya.
Selepas
sesi CPCL, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan proses pembuatan dan
penyajian kopi, mulai dari pemilihan biji kopi yang berkualitas, teknik sangrai
yang tepat untuk menghasilkan cita rasa optimal, hingga metode penyeduhan yang
benar agar aroma dan rasa kopi dapat dinikmati secara maksimal.
Setelah
berdiskusi di balai kelompok tani, kegiatan berlanjut ke monitoring tanaman kopi
di lahan. Para penyuluh bersama beberapa anggota kelompok tani berjalan
menyusuri kebun kopi yang menghijau. Mereka melakukan pengamatan terhadap
kondisi tanaman, mengidentifikasi potensi masalah seperti serangan hama dan
penyakit, serta memberikan rekomendasi solusi yang tepat dan ramah lingkungan.
Diskusi mengenai praktik pemupukan yang efektif, teknik pemangkasan yang benar,
serta upaya konservasi tanah juga menjadi fokus dalam kegiatan monitoring ini.
Kunjungan
tim penyuluh pertanian Kecamatan Purworejo ke Kelompok Tani Sido Makmur hari
ini tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan dan teknologi, tetapi juga
mempererat tali silaturahmi dan membangun sinergi yang kuat antara penyuluh dan
petani. Semangat kebersamaan dan keinginan untuk memajukan potensi kopi lokal
di Desa Sidomulyo terasa begitu kental. Diharapkan, melalui kegiatan seperti
ini, Kelompok Tani Sido Makmur dapat terus berkembang, menghasilkan kopi
berkualitas tinggi, dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Hari yang
produktif ini diakhiri dengan harapan akan terjalinnya kerjasama yang
berkelanjutan demi kemajuan pertanian di Kecamatan Purworejo.
Woro
selaku PPL Kecamatan Purworejo menambahkan BPP Kecamatan Purworejo siap
mendampingi dan bersinergi dengan kelompok tani untuk mengembangkan potensi
lokal yang ada di wilayah. “Kami, para penyuluh pertanian, akan selalu hadir
mendampingi Bapak dan Ibu. Kami siap berbagi pengetahuan, memberikan solusi,
dan menjadi mitra dalam setiap langkah. Sekolah Lapang yang akan kita
laksanakan adalah salah satu wujud komitmen kami untuk meningkatkan pengetahuan
dan keterampilan kita bersama. Mari kita manfaatkan kesempatan ini
sebaik-baiknya untuk saling belajar dan bertukar pengalaman”, ujarnya.
Disusun Oleh : Bakti Woro Haryanti, SP
PPL Kecamatan Purworejo






