- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Mendukung Swasembada Pangan, Petani didukung dengan Pembangunan Jalan Usaha Tani oleh DKPP Kabupaten Purworejo.

Mendukung
Swasembada Pangan, Petani didukung dengan Pembangunan Jalan Usaha Tani oleh
DKPP Kabupaten Purworejo.
Pada hari Kamis, tanggal 8 Mei 2025 di lahan sawah desa Piji
dilakukan survey lapangan oleh Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Kabupaten Purworejo bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian bersama Tim dari
BPP Kecamatan Bagelen didampingi perwakilan pihak Desa Piji dan Kelompok Tani Sadar.
Kunjungan dimaksudkan untuk melihat kondisi lapangan dan layak tidaknya lokasi
tersebut secara teknis untuk dilakukan pembangunan akses Jalan Usaha Tani pada
tahun 2026. Berdasarkan penjelasan dari Tim Verifikasi Lapang DKPP yang dalam
hal ini diwakili pak Muflih A.Md bahwa prosedur pengajuan dan rekomendasi
penerima Program JUT tahun 2026 harus sudah lolos persyaratan administrasi dan
lolos persyaratan tehnis sehingga layak untuk diberikan Rekomendasi oleh Dinas
Pertanian sebagai poktan penerima Hibah JUT tahun 2026.
Jalan usaha tani (JUT) adalah prasarana transportasi di kawasan
pertanian yang dirancang untuk mempermudah akses petani ke lahan pertanian
mereka, serta memudahkan pengangkutan sarana produksi dan hasil panen. Jalan
ini biasanya menghubungkan lahan pertanian dengan jalan desa atau jalan utama.
Fungsi utama JUT adalah untuk meningkatkan mobilitas alat mesin pertanian,
memudahkan pengangkutan sarana produksi ke lahan, dan memperlancar distribusi
hasil panen ke tempat pengumpulan atau pasar. Dengan adanya JUT, petani di desa
Piji dapat mengurangi biaya produksi, meningkatkan efisiensi, dan memperluas
jalur distribusi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan secara
umum. Hal ini yang mendasari Kelompok Tani Sadar desa Piji untuk sepakat
mengajukan permohonan bantuan kegiatan Hibah Prasarana JUT kepada Bupati
Purworejo untuk mendukung program pemerintah dalam pencapaian swasembada pangan
dan peningkatan kesejahteraan petani di desa Piji.
Dinas Pertanian sebagai pelaksana teknis kegiatan bersama BPP
Kecamatan Bagelen melakukan CPCL untuk lokasi yang diusulkan KT Sadar desa
Piji, dan diperoleh hasil bahwa lokasi tersebut layak untuk dilakukan
pembangunan JUT dikarenakan merupakan lahan pertanian dan berdekatan dengan
akses jalan utama. Kelompok tani juga bersedia untuk melakukan pembenahan
administrasi dan kelengkapan dalam proposal yang ada sehingga dinilai layak
secara administrasi maupun tehnis. Desa Piji sendiri merupakan desa dengan
luasan lahan pertanian 101 Ha yang menjadikan desa dengan lahan pertanian
terluas di Kecamatan Bagelen. Diharapkan kedepannya produktivitas padi di desa
Piji bisa ditingkatkan sehingga dapat menjadi penyangga beras di lingkup
Kecamatan Bagelen.






