- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Menata Kelembagaan, Menumbuhkan Harapan: KTNA Kemiri Dorong Petani Lebih Mandiri

Menata Kelembagaan, Menumbuhkan Harapan: KTNA Kemiri Dorong Petani Lebih Mandiri
KEMIRI KEREN NEWS — Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kemiri menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas petani melalui materi Penguatan Kelembagaan, Penilaian Kelas Kelompok, dan Pembuatan Agensia Hayati. Acara berlangsung di Aula BPP Kecamatan Kemiri dan dipimpin langsung oleh Koordinator BPP Kecamatan Kemiri, Umul Khasunah, SP., MAP pada Kamis, 20 November 2025
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Afni Rositawati, SPt sebagai pemateri Penguatan Kelembagaan, Sasmitha Wening Mustikawati, S.Tr.P sebagai narasumber Penilaian Kelas Kelompok, serta Sugiyo, POPT Kecamatan Kemiri, sebagai narasumber agensia hayati. Sesi praktik pembuatan agensia hayati dipandu oleh Etik Setyowati dan Agus Nugroho, SP.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua KTNA Kecamatan Kemiri, Fajar Alwani, beserta jajaran pengurus KTNA Kecamatan Kemiri yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya acara dan 20 peserta dari perwakilan kelompok tani se Kecamatan Kemiri.
Pada sesi Penguatan Kelembagaan, peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya struktur organisasi, administrasi yang tertib, dan peran aktif anggota. Narasumber Afni Rositawati menegaskan, “Kelembagaan kelompok tani bukan sekadar susunan pengurus, tetapi fondasi agar kelompok mampu berjalan tertib, solid, dan memiliki arah kerja yang jelas,” tuturnya.
Materi Penilaian Kelas Kelompok disampaikan oleh Sasmitha Wening Mustikawati. Ia menjelaskan bahwa penilaian bertujuan mengetahui posisi perkembangan kelompok secara objektif. “Penilaian bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk menentukan pembinaan yang paling tepat bagi setiap kelompok,” jelasnya.
Sesi dilanjutkan dengan pelatihan agensia hayati oleh POPT Sugiyo. Beliau menyampaikan pentingnya pengendalian OPT secara ramah lingkungan. “Kami ingin petani mampu memproduksi agensia hayati secara mandiri agar penggunaan pestisida kimia dapat ditekan,” ungkapnya. Sesi praktik berlangsung aktif dengan bimbingan Etik Setyowati dan Agus Nugroho, SP.
Para peserta memberikan respon positif melalui testimoni. Seorang peserta dari Desa Turus menyampaikan, “Materi ini membuka wawasan kami tentang pentingnya kelembagaan dan administrasi kelompok.” Peserta lain menambahkan, “Praktik agensia hayati sangat bermanfaat. Ternyata mudah dan bisa kami terapkan di lahan,” ujar perwakilan Desa Sutoragan.
Acara berjalan lancar dan interaktif, disertai diskusi serta praktek pembuatan agensia hayati.
Di akhir acara, Koordinator BPP Kecamatan Kemiri, Umul Khasunah, SP., MAP., menyampaikan harapan agar seluruh materi dapat diterapkan oleh kelompok tani di masing-masing wilayah. KTNA Kecamatan Kemiri berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas petani demi terwujudnya pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Semoga.–






