- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Manfaatkan pekarangan dengan menanam cabai organik

Manfaatkan pekarangan dengan menanam cabai organik
Ketua kelompok tani Muji Rahayu Desa Guyangan Kecamatan Loano, Bapak Supriyadi memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan menanam cabai rawit. Bermula dari cabai rawit yang dibeli di tukang sayur menjadi cabai rawit yang dijual ke tukang sayur. Budidaya awal dilakukan sekitar awal tahun 2025 dengan beberapa polibag, sampai sekarang terdapat sekitar 70 polibag tanaman cabai.
Beliau selalu memanfaatkan sisa limbah dapur untuk dijadikan pupuk organik dan pestisida nabati. Seperti halnya saat masa vegetatif, beliau memupuk tanaman cabainya dengan menggunakan kulit bawang merah yang direndam dalam air selama beberapa hari dan diaplikasikan ke tanaman setiap satu minggu sekali. Kulit bawang merah mengandung hormon auksin dan giberelin yang mampu merangsang pertumbuhan dan pertanaman. Sedangkan selama masa generatif, beliau memupuk tanaman cabai dengan memanfaatkan cangkang telur yang dihancurkan. Cangkang telur kaya akan kalsium yang dapat memberikan nutrisi tanaman selama pembungaan dan pembuahan. Cangkang telur juga dapat melindungi tanaman dari penyakit karena memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur.
Pengendalian hama dilakukan menggunakan pestisida nabati. Beliau memanfaatkan puntung rokok untuk dijadikan pestisida nabati. Puntung rokok mengandung nikotin yang bersifat insektisida dan dapat digunakan sebagai racun saraf, kontak, dan perut bagi hama. Berdasarkan beberapa penelitian, ekstrak tembakau dari puntung rokok juga dapat membantu mencegah penyakit pada tanaman cabai. Sampai saat ini tanaman cabai masih berbuah dan sudah dipanen beberapa kali.






