- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Maksimalkan Penggunaan Alsintan \"Transplanter\" Untuk mempercepat tanam padi di Kecamatan Bayan

Tenaga tanam yang mengalami penurunan setiap tahunnya menjadikan salah satu kendala dalam berbudidaya khususnya tanaman padi. Urbanisasi ke perkotaan dengan menganggap kerja di kota besar sebagai tenaga pabrik atau kantoran lebih menjanjikan dibandingkan dengan bekerja di bidang pertanian menjadikan tidak adanya regenerasi dibidang pertanian khususnya tenaga tanam. Untuk itu diperlukan alat yang mampu membantu dalam hal tanam serempak sebagai pengganti tenaga manusia yang semakin lama semakin berkurang karena dimakan usia. Alat itu adalah “Transplanter”. Kegiatan tanam ini sudah dilakukan kurang lebih 4 tahun terakhir dikelompok ini. Sistem sebar dengan penggunaan tray menjadi salah satu bagian dari operasiaonal alat ini.
Penggunaan Transplanter ini sangat mempercepat proses dalam penanaman. Kelompok Tani “Rukun” desa Jono hanya membutuhkan 30 menit untuk 100 ubin lahan tanam. Hal ini tentunya sangat membantu dalam percepatan tanam. Pengadaan dan perbanyakan tray untuk sebar benih diperlukan untuk mempercepat dan menambah luasan yang bisa ditanam dengan menggunakan alat ini. Sementara ini kelompok tani “Rukun “ hanya mempunyai tray yang hanya bisa dipake untuk tanam 1-2 ha. Berbagai alternative pun dilakukan untuk menambah luasan tanam seperti sistem sebar di lahan atau pembuatan tempat sebar menyerupai tray dengan modifikasi penggunaan tali pita dan kayu reng sebagai pinggirannya.






