lmu dari Kota untuk Kambing di Kampung: Dosen IPB Pulang Kampung, Peternak Etawa Sumringah!

By DINPPKP 12 Jul 2025, 21:37:52 WIB Penyuluhan
lmu dari Kota untuk Kambing di Kampung: Dosen IPB Pulang Kampung, Peternak Etawa Sumringah!

lmu dari Kota untuk Kambing di Kampung: Dosen IPB Pulang Kampung, Peternak Etawa Sumringah!


Purworejo, 11 Juli 2025 — Hari ini, halaman Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bener tampak lebih hidup dari biasanya. Deretan kursi plastik penuh oleh para peternak kambing, sebagian besar sesekali menyalakan rokok, duduk menyimak sambil sesekali manggut-manggut. Di barisan belakang, para penyuluh pertanian tampak sibuk mencatat materi dengan semangat. Ada yang berbeda hari ini: bukan hanya penyuluhan biasa, tapi sebuah Workshop Dosen Pulang Kampung dari Institut Pertanian Bogor (IPB)!


Workshop bertema “Peningkatan Ekonomi Peternak Kambing Etawa Ras Kaligesing di Kabupaten Purworejo” ini dipimpin langsung oleh Dr. Maryono, SP, M.Sc, dosen IPB yang ternyata adalah putra asli Purworejo. Momen ini bukan hanya ajang berbagi ilmu, tapi juga semacam “reuni emosional” dengan kampung halaman.


“Pulang kampung kali ini beda, bukan cuma makan geblek atau main ke sawah, tapi juga ingin bantu peternak kita naik kelas,” kata Dr. Maryono disambut tepuk tangan para peserta.



Peternak, Penyuluh, dan Kambing Jadi Tiga Serangkai


Peserta yang hadir terdiri dari para peternak kambing Etawa dari berbagai desa di Kecamatan Bener, terutama mereka yang sudah terbiasa beternak dengan cara tradisional. Tak ketinggalan, para penyuluh pertanian dari BPP BENER juga turut serta dengan semangat belajar.


Yang dibahas dalam workshop pun bukan sembarangan. Ada tiga topik utama yang dibawakan dengan gaya ringan dan mudah dipahami:

1. Manajemen Pakan: Cara menyusun pakan hemat tapi bergizi, agar kambing cepat gemuk tanpa bikin dompet kurus.

2. Pencegahan Penyakit: Supaya kambing tidak hanya sehat, tapi juga tidak mudah terserang penyakit seperti scabies, cacingan, atau demam tinggi mendadak.

3. Pembukuan Usaha Ternak: Nah ini yang bikin banyak peserta tercengang. Ternyata selama ini banyak yang beternak tanpa tahu apakah sebenarnya untung atau malah buntung.


“Biasanya cuma ngerasa dapat uang, tapi gak pernah dicatat. Ternyata penting juga ya tahu berapa biaya dan berapa hasilnya,” celetuk Pak Gun, peternak dari Desa Sidomukti, disambut tawa peserta lain.



Penyuluh Ikut ‘Melek Ilmu’


Tidak hanya peternak yang merasa dapat tambahan ilmu. Para penyuluh pertanian yang sehari-hari mendampingi peternak pun ikut merasa beruntung. Workshop ini jadi ajang penyegaran pengetahuan, sekaligus bekal untuk memberikan pendampingan yang lebih tepat sasaran.


“Kita penyuluh juga harus terus belajar. Ternyata teknik menyusun ransum dan pembukuan itu banyak detilnya. Kita harus bisa menjembatani ilmu kampus ke praktik di kandang,” ujar Mas Lukman, penyuluh dari wilayah binaan Kalijambe.



Harapan di Ujung Workshop


Acara berlangsung dari pagi hingga siang hari, ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, dan tentu saja—foto bersama. Suasana terasa akrab dan penuh harapan. Banyak peserta berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan rutin, bahkan lebih luas cakupannya, tak hanya tentang kambing tapi juga usaha tani lainnya.


Bagi Dr. Maryono dan tim dosen IPB, kegiatan ini bukan akhir, tapi awal dari rangkaian pengabdian yang lebih luas. “Kami ingin membangun jembatan antara kampus dan desa. Supaya ilmu tidak hanya berhenti di jurnal, tapi benar-benar menyentuh jerami di kandang dan rumput di ladang,” ujarnya menutup acara.



Dokumentasi Penuh Canda, Ilmu Penuh Manfaat


Di akhir acara, para peserta terlihat antusias mengajak foto bareng Dr. Maryono dan tim. Beberapa bahkan sempat meminta konsultasi pribadi seputar penyakit kambing, jenis pakan fermentasi, hingga cara mencatat pengeluaran harian.


“Ilmunya daging semua! Harus sering-sering ini,” komentar Pak Khamid, sambil menyeruput kopi di gelasnya.


Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi ilmu, kegiatan Workshop Dosen Pulang Kampung hari ini membuktikan bahwa kemajuan peternakan bukan mimpi, asal ada kemauan, ilmu, dan tentu saja—kambing yang sehat dan bahagia!





Berita Purworejo

Counter Pengunjung