KWT Makmur Desa Mudalrejo Loano Berkesempatan Dapatkan Kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)

By DINPPKP 10 Okt 2025, 08:09:54 WIB Penyuluhan
KWT Makmur Desa Mudalrejo Loano Berkesempatan Dapatkan Kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B)

Kali ini, KWT Makmur Desa Mudalrejo Kecamatan Loano berkesempatan mendapatkan kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Pekarangan Pangan Bergizi merupakan salah satu program dari Kementerian Pertanian RI yang bertujuan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat, guna meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga serta mendukung program "Makan Bergizi Gratis".

Paket dari kegiatan yang diberikan terdiri dari tanaman cabai, benih sayuran (kangkung, caisim, tomat, kacang panjang, buncis, dan jagung), pupuk, pestisida nabati, sprayer, dan likat kuning. Bantuan yang didapatkan tidak hanya dibagikan kepada anggota kelompok, melainkan ditanam di lahan demplot. Kamis 9 Oktober 2025, pengurus KWT Makmur Desa Mudalrejo menanam benih sayuran di lahan demplot didampingi dengan PPL Kecamatan Loano. Harapannya dengan adanya lahan demplot dapat menjadi percontohan khususnya bagi anggota KWT Makmur dan warga masyarakat Desa Mudalrejo pada umumnya.

Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) adalah program Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan ketahanan dan gizi keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam beragam tanaman pangan bergizi seperti sayuran dan buah-buahanProgram ini bertujuan untuk menyediakan bahan pangan sehat dari rumah tangga sendiri, mendukung program "Makan Bergizi Gratis", serta meningkatkan pendapatan keluarga melalui hasil panen. 

Tujuan utama program P2B:

  • Meningkatkan Gizi Keluarga: 
    Memenuhi kebutuhan gizi keluarga (karbohidrat, protein, vitamin) dari hasil budidaya sendiri. 
  • Mendukung Program "Makan Bergizi Gratis": 
    Menyediakan bahan baku pangan bergizi dari pekarangan rumah tangga untuk program pemerintah. 
  • Meningkatkan Ketahanan Pangan: 
    Menciptakan kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga dan mendukung ketahanan pangan lokal. 
  • Meningkatkan Pendapatan Keluarga: 
    Memberikan peluang bagi masyarakat untuk menjual hasil panen dan menambah pendapatan. 

  • Siapa yang menjadi sasaran:
    • Kelompok wanita tani (KWT) dan PKK. 
    • Rumah tangga yang memiliki pekarangan di desa-desa yang mudah diakses. 
    • Prioritas diberikan kepada daerah dengan tingkat stunting dan ketergantungan pangan impor yang tinggi. 






Berita Purworejo

Counter Pengunjung