KWT DEWI SRI DESA DUKUHDUNGUS PRAKTEK PERBANYAKAN NITROBACTER

By DINPPKP 29 Agu 2025, 16:15:50 WIB Penyuluhan
KWT DEWI SRI DESA DUKUHDUNGUS PRAKTEK PERBANYAKAN NITROBACTER

KWT DEWI SRI DESA DUKUHDUNGUS PRAKTEK PERBANYAKAN NITROBACTER

Rabu 27/08/2025 bertempat di rumah ketua KWT Dewi Sri Siti Saerah diadakan pertemuan bulanan wanita tani. Pada kesempatan ini pertemuan diisi dengan materi perbanyakan bakteri nitrobacter yang disampaikan oleh PPL wibi Ardiyanti Nuswantari, SP, dituturkan bahwa Proses perbanyakan dilakukan dengan cara mengambil larutan nitrobakter siap pakai sebanyak 200 ml, lalu masukkan ke botol air mineral ukuran 1,5 liter. Tambahkan 5 sendok makan gula pasir, 1 sendok makan urea, dan 800 ml air bersih, kemudian kocok sampai gula larut. Diamkan larutan selama 7-10 hari. Dosis : 5-10ml/liter air, semprot kedaun dan seluruh tanaman serta tanah disekitar perakaran,aplikasi 2-4 minggu sekali.

Tujuan penyemprotan Nitrobacter  di daun  adalah untuk  menangkap  nitrogen langsung  dari udara. Seperti diketahui, tumbuhan sangat membutuhkan nitrogen yang tersedia melimpah di udara namun tidak bisa secara langsung memanfaatkannya. Bakteri Nitrobacter ini berperan vital menangkap  nitrogen  langsung  dari  udara.  Keberhasilan  penyemprotan  ditandai  pada  kesegaran tanaman, hijau daun yang semakin segar dan mengkilat. Daun  yang  tadinya  menguning  bisa  pulih  jadi  hijau  kembali  dalam  1-2  kali  semprot  saja Pertumbuhan yang lebih cepat, lebih tinggi dan lebih besar dari sejenis yang tidak disemprot nitrobacter, Penyemprotan Daun cukup dilakukan penyemprotan lembut tipis-tipis dan merata, termasuk ke batang dan juga bisa sekaligus semprot ke tanah.

Penyemprotan nitrobacter ke daun harus dilakukan sore hari diatas jam 16 atau pagi jam 7 sudah selesai. ulangi aplikasi apabila setelah penyemprotan turun hujan (minimal harus ada pengendapan di daun dalam waktu 3 jam). Tunda penyemprotan ketika cuaca akan turun hujan. Penggunaan nitrobacter untuk mengatasi penyakit tanaman seperti fusarium, pytopthora, layu daun, kuning, daun memerah.

Dalam kesempatan ini Ibu Siti Saerah selaku pengurus sekaligus mewakili anggota kelompokwanita tani merasa sangat senang dengan adanya pelatihan sederhana ini, dan kedepan berharap dapat dikembangkan oleh masing masing anggota KWT dan menularkannya kemasyarakat lain untuk dapat mengembangkan perbanyakan nitrobacter ini. Beliau berharap ilmu ilmu pertanian sederhana ini dapat diaplikasikan oleh masyarakat luas kususnya di wilayah Dukuhdungus.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung