- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Koordinasi ProKlim Gunung Condong: Persiapan Lomba Kampung Cantik Makin Matang

Koordinasi ProKlim Gunung Condong: Persiapan Lomba Kampung Cantik Makin Matang
______________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi, Praktisi dan Pemerhati Pertanian Ramah Lingkungan
# CybersquadX BPP Bruno
# Bruno Gasspooll on Fire
______________
Bruno, 21 April 2025 – Suasana hangat terlihat di pos utama ProKlim Kediaman Pak Kades Gunung Condong, Kecamatan Bruno, saat Tim Koordinasi Program Kampung Iklim (ProKlim) melaksanakan evaluasi dan koordinasi kedua dalam rangka persiapan mengikuti Lomba Kampung Cantik tingkat kabupaten. Pertemuan pada Senin pagi (21/4) hari ini dihadiri oleh lintas unsur dari tingkat desa hingga kecamatan.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan tiga hal utama: kesiapan administrasi, kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan, serta pematangan inovasi teknologi tepat guna berbasis lingkungan. Selain itu, disorot pula program unggulan berkelanjutan sebagai nilai tambah dalam penilaian lomba.
Hadir perwakilan dari Tim ProKlim Kecamatan yang terdiri dari unsur Pemberdayaan Masyarakat, Kesejahteraan, Polsek, dan BPP Pertanian. Sementara dari Tim ProKlim Desa Gunung Condong turut hadir unsur Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, RT/RW, Penggerak PKK, Kelompok Tani (Poktan), serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurut pantauan dan hasil diskusi, progres persiapan dinilai cukup menggembirakan. “Kami optimis bahwa dengan kerja sama lintas sektor seperti ini, Desa Gunungcondong dapat tampil maksimal saat hari penilaian tiba,” ujar salah satu anggota tim dari kecamatan.
Sebagai langkah lanjut, evaluasi lanjutan dijadwalkan pada Senin depan. Agenda ini bertujuan memastikan setiap komponen persiapan sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan bersama, sekaligus menguatkan kolaborasi antar elemen masyarakat desa.
Lomba Kampung Cantik sendiri menjadi ajang penting dalam mendorong desa-desa untuk lebih peduli pada kelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal.






