- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Koordinasi Pra Persiapan Lomba Kampung Cantik Desa Gunung Condong: Integrasi Program ProKlim dan Potensi Lokal Berbasis Keberlanjutan

Koordinasi Pra Persiapan Lomba Kampung Cantik Desa Gunung Condong: Integrasi Program ProKlim dan Potensi Lokal Berbasis Keberlanjutan
_____________
# Sutoyo : Penyuluh Pertanian, Pegiat Literasi dan Pemerhati Pemberdayaan Petani
#CybersquadX BPP Bruno
#Bruno Gasspool on Fire
______________
Jumat, 11 April 2025 — Pemerintah Desa Gunung Condong bersama Forkompimcam Bruno menggelar rapat pra koordinasi dalam rangka persiapan menghadapi Lomba Kampung Cantik. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Desa, Bapak Camat Taufik, serta jajaran perangkat desa dan staf kecamatan.
Kampung Cantik bukan sekadar lomba estetika, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) ditingkat desa. Dalam rapat ini dibahas integrasi berbagai kegiatan masyarakat yang telah berjalan—seperti pemilahan sampah, pembuatan pupuk organik, penghijauan pekarangan, dan pengelolaan air bersih—dalam satu narasi pembangunan desa berbasis adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Desa Gunung Condong juga tengah menggali dan mengembangkan potensi lokal, seperti budidaya tanaman toga, kerajinan berbahan limbah organik, serta pengelolaan taman edukasi berbasis masyarakat. Potensi ini menjadi modal sosial dan ekonomi yang sangat mendukung kriteria penilaian Kampung Cantik.
Lebih dari sekadar target lomba, Pemerintah Desa dan warga Gunung Condong berkomitmen menjadikan program ini sebagai langkah berkelanjutan menuju desa yang lebih tangguh, sehat, dan lestari.
“Yang kita bangun bukan hanya tampilan, tapi peradaban. Kolaborasi, inovasi, dan kesinambungan jadi kunci,” ujar Pak Legino staf Kecamaran Bruno dalam sambutannya.
Dengan semangat gotong royong dan kesadaran lingkungan yang terus tumbuh, Desa Gunung Condong optimis mampu meraih hasil terbaik sekaligus menginspirasi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Bruno.






