- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
KIE Peternakan Babi di Kabupaten Purworejo

Kegiatan bidang Peternakan KIE pada peternak babi di wilayah Kabupaten Purworejo terkait kewaspadaan dini African Swine Fever (ASF/Demam Babi Afrika), yaitu penyakit virus babi yg sangat menular dengan gejala suhu badan tinggi, kehilangan nafsu makan, muntah, diare, kesulitan bernafas dan berdiri. Penyakit ini menyerang babi di semua kelompok umur dan dapat mwnyebabkan 100 % kematian pada populasi babi. Penyakit ini pertama terjadi di China kurang lebih 1 tahun yang lalu kemudian menular ke Kamboja, Vietnam dan terakhir Timor Leste. Penyebaran penyakit melalui kontak langsung dgn hewan terinfeksi, melalui babi hutan, serangga spt kutu. Virus bertahan beberapa bulan dlm daging olahan dan beberapa tahun dalam daging beku. Sampai dengan saat ini belum ada bukti ASF menular ke manusia, akan tetapi karena fisiologi babi sama dengan fisiologi manusia maka mutasi dari virus ini berbahaya bagi manusia. Ada bebera peternak babi yang berada di wilayah Kabupaten Purworejo, diantaranya
1. Kec. Grabag :
a. Ds. Harjobinangun, 70 ekor.
b. Ds. Patutrejo, 50 ekor.
c. Ds. Kesidan, 24 ekor
d. Ds. Ketawangrejo 500 ekor
2. Kec. Purwodadi
a. Ds. Sendangsari, 500 ekor....(beberapa peternak)






